KOTA BANDA ACEH – Waktu tempuh perjalanan dari Sigli menuju Banda Aceh kini jauh lebih singkat, hanya berkisar 30-40 menit menggunakan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh.Sebelum jalan bebas hambatan ini difungsikan, mobilitas warga melintasi jalan nasional memerlukan waktu sekitar 1 jam.
Pemangkasan durasi perjalanan ini merupakan salah satu manfaat nyata dari pembangunan Tol Sigli-Banda Aceh yang saat ini hampir rampung sepenuhnya.Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum menginformasikan bahwa mayoritas seksi telah dibuka untuk umum, sedangkan dua seksi sisanya sudah menembus angka progres di atas 90 %.
“Jalan Tol Sigli–Banda Aceh bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga menjadi penggerak konektivitas di Provinsi Aceh,” demikian keterangan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam akun instagram resminya, dikutip Senin (3/8).
Melihat catatan data BPJT, Seksi 1 rute Padang Tiji-Seulimeum dengan panjang 24,67 kilometer sudah terealisasi sebesar 94,25 %.Sementara itu, Seksi 6 jalur Kuto Baro-Baitussalam mencatatkan capaian 91,10 % untuk bagian akses Kuto Baro, serta main road sepanjang 5,014 kilometer sudah beroperasi penuh.
Di sisi lain, empat seksi tersisa seperti Seulimeum-Jantho (Seksi 2), Jantho-Indrapuri (Seksi 3), Indrapuri-Blang Bintang (Seksi 4), hingga Blang Bintang-Kuto Baro (Seksi 5) sudah lebih awal melayani para pengendara.
Seiring difungsikannya seksi-seksi tersebut, tingkat keterhubungan antara wilayah Sigli dan Banda Aceh kian menguat.Tol ini terintegrasi sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra yang dirancang khusus guna mengakselerasi pergerakan masyarakat maupun arus barang di Provinsi Aceh.
BPJT mengungkapkan mobilitas masyarakat Sigli menuju Banda Aceh yang tadinya menyita waktu hingga satu jam, saat ini cukup ditempuh dalam kisaran 30-40 menit saja lewat tol tersebut.Peningkatan efisiensi waktu ini diharapkan mampu memacu roda perekonomian, memperlancar lalu lintas logistik, sekaligus mengoptimalkan keterhubungan antardaerah di Aceh.
Melihat progres pembangunan pada dua seksi tersisa yang telah melampaui angka 90 persen, perampungan Tol Sigli-Banda Aceh makin mendekati titik akhir serta menjadi proyek strategis utama penyokong infrastruktur di kawasan paling barat Indonesia.