Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kabel PLN di Jembatan Kapuas II KKR

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Kabel PLN di Jembatan Kapuas II KKR
Petugas melakukan perbaikan kabel PLN di kawasan Jembatan Kapuas II, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.(Sumber:NET)

KUBU RAYA - Gangguan kelistrikan kembali terjadi di kawasan Jembatan Kapuas II, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (25/8/2026). Gangguan tersebut diduga berkaitan dengan aksi vandalisme dan pencurian material kabel yang terjadi di kawasan bawah jembatan.

PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat melalui UP3 Mempawah dan ULP Tanjung Raya saat ini masih melakukan penanganan teknis secara intensif untuk memulihkan pasokan listrik ke sejumlah wilayah Tanjung Raya dan sekitarnya.

Titik api baru pada kabel Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM) 20 kV di Jembatan Kapuas II ditemukan pada Selasa sekitar pukul 00.07 WIB. Kerusakan tersebut berdampak terhadap pasokan listrik di sejumlah wilayah Tanjung Raya dan sekitarnya. Petugas kini melakukan perbaikan darurat sekaligus mengganti segmen kabel yang mengalami kerusakan.

Petugas masih fokus mempercepat proses perbaikan sekaligus meminimalkan dampak pemadaman agar tidak meluas.

“Sudah bang (laporan polisi,red). Saat ini kami fokus perbaikan dan usaha minimalisir dampak padam yang meluas di TanRay dan sekitarnya,” ujar Mukhlis, Selasa (25/8/2026).

Berdasarkan keterangan teknis, kondisi kerusakan kabel di kawasan Jembatan Kapuas II diduga dipicu tindakan vandalisme dan pencurian material oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Kerusakan pada kabel tersebut kemudian memicu korsleting dan berdampak terhadap jalur kabel lainnya.

Kasus pencurian kabel ini juga telah ditangani kepolisian. Pelaku pencurian kabel yang diduga berkaitan dengan insiden kebakaran di kawasan bawah Tol 2 pada Minggu (23/8/2026) telah diamankan pada Senin (24/8/2026).

Penangkapan tersebut dikonfirmasi oleh pihak kepolisian setempat. Terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengetahui motif pasti dari aksinya.

“Benar, pelaku sudah kami amankan di Polres Kubu Raya. Saat ini sedang kami selidiki motif pelaku apakah pecandu narkoba ataupun pecandu judi slot ataupun terlilit utang pinjol,” kata Ade.

Insiden sebelumnya menyebabkan aliran listrik di sejumlah wilayah Pontianak Timur padam selama lebih dari 12 jam dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index