Minta Penjadwalan Ulang, Rudy Tanoe Siap Diperiksa KPK 11 Agustus

Minta Penjadwalan Ulang, Rudy Tanoe Siap Diperiksa KPK 11 Agustus
Komisaris PT Dosni Roha Logistik (PT DRL) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo alias Rudy Tanoe.(Sumber:NET)

JAKARTA - Pengusaha Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudy Tanoe melalui penasihat hukumnya secara resmi memohon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna menjadwalkan kembali pemeriksaan dirinya selaku saksi menjadi Selasa, 11 Agustus 2026.

"Pada prinsipnya, kami akan selalu kooperatif dan tetap menghormati serta mematuhi prosedur hukum yang berlaku," kata Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ricky menerangkan Rudy menerima surat pemanggilan KPK pada 4 Agustus 2026 guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi pada 6 Agustus 2026.

Akan tetapi, Rudy tak dapat mengindahkan panggilan tersebut lantaran telah mengagendakan pemeriksaan kesehatan sebelumnya.

Berdasarkan penuturan Ricky, tim hukum Rudy lantas mendatangi Gedung KPK pada 5 Agustus 2026 guna menyerahkan dokumen resmi permohonan penundaan pemeriksaan sekaligus mengajukan jadwal ulang pada 11 Agustus.

Ia menyebutkan surat permohonan itu telah diterima oleh KPK serta menegaskan ketidakhadiran Rudy bukanlah bentuk tindakan menghindar dari proses hukum.

"Kami akan tetap menghormati seluruh proses hukum dan mengikuti prosedur yang ditetapkan," katanya.

Perkara ini merupakan bentuk pengembangan penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras untuk keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Kementerian Sosial kurun waktu 2020–2021.

KPK sebelumnya telah menetapkan tiga pihak perorangan dan dua entitas korporasi sebagai tersangka dalam pengembangan perkara yang disinyalir merugikan keuangan negara hingga Rp 200 miliar.

Rudy sendiri tergolong sebagai salah satu tersangka pada perkara tersebut.Dua tersangka perorangan lainnya yakni Edi Suharto serta Kanisius Jerry Tengker, sementara PT Dosni Roha Indonesia beserta PT Dosni Roha Logistik ditetapkan sebagai tersangka dari pihak korporasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index