Penyelundupan Sabu Lewat Bakso di Lapas Sukabumi Gagal

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:11:24 WIB
Bakso berisi sabu digagalkan masuk ke Lapas Sukabumi.(FOTO:NET)

SUKABUMI - Tindakan memasukkan narkotika ke Lapas Kelas IIB Sukabumi, Kota Sukabumi, Jawa Barat, kembali digagalkan akibat kesigapan petugas.

Dalam aksi ini, metode yang dipakai pelaku tergolong tidak biasa dan nekat, yakni menyisipkan narkoba jenis sabu ke dalam butiran bakso sebelum dilempar dari luar dinding pembatas lapas.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/6/2026) dini hari dan menambah daftar panjang modus penyelundupan barang terlarang ke lembaga pemasyarakatan yang selalu memanfaatkan celah kelengahan petugas.

Terkait urutan kronologi awal penemuan benda mencurigakan ini, lewat pantauan kamera pengawas (CCTV), petugas mendeteksi adanya objek mencurigakan yang jatuh di area dalam lapas sekitar pukul 04.23 WIB.

Hasil temuan awal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas yang sedang melaksanakan pemantauan rutin di area pengamanan.

Kurang lebih 15 menit kemudian, tepatnya pada pukul 04.38 WIB, petugas menemukan bungkusan yang janggal di salah satu sudut dalam lapas.

Oleh karena bentuk dan posisi bungkusan itu sangat mencurigakan, barang tersebut segera diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mengenai isi paket yang disita petugas, setelah dibongkar, petugas mendapati sebutir bakso yang dibalut lakban hitam.

Kecurigaan petugas terbukti tepat saat pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya plastik klip berisi kristal putih diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam bakso tersebut.

Berdasarkan data pemeriksaan sementara, barang bukti yang bersangkutan dipastikan merupakan narkotika jenis sabu dengan berat sekitar satu gram.

Barang terlarang itu disinyalir kuat sengaja dilemparkan dari luar tembok lapas dengan tujuan untuk disalurkan kepada warga binaan di dalam lapas.

Terkait respons pihak lapas mengenai temuan ini, Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa keberhasilan menggagalkan penyelundupan ini membuktikan sistem pengawasan lapas berfungsi maksimal, meskipun pelaku terus berupaya mencari kelengahan dengan berbagai cara.

"Modus penyelundupan narkoba terus berkembang dan semakin beragam. Namun kami memastikan seluruh jajaran tetap waspada dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba di dalam lapas. Temuan ini menjadi bukti bahwa pengawasan berjalan efektif dan komitmen pemberantasan narkoba terus kami perkuat," tegas Budi dikutip dari TribunJabar.id.

Ia menambahkan bahwa sektor pengawasan akan kian diperketat demi mengantisipasi masuknya barang haram ke lingkungan lapas, termasuk melalui upaya peningkatan patroli serta pengawasan berbasis teknologi.

Mengenai tindakan aparat pascapenemuan sabu di dalam lapas, sesudah laporan disusun, pihak Lapas Sukabumi segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota.

Pihak kepolisian selanjutnya menuju ke lokasi guna menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengamankan barang bukti awal.

Selain itu, polisi juga mengecek rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku yang diduga bertindak sebagai pelempar barang dari luar dinding lapas.

"Lapas Sukabumi akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan. Berbagai modus penyelundupan, termasuk dengan cara melempar barang dari luar tembok, tidak akan mampu menembus pengawasan petugas," pungkas Budi.

Terkini