Penganiayaan Berat di Yahukimo Korban Alami Luka Robek di Leher

Penganiayaan Berat di Yahukimo Korban Alami Luka Robek di Leher
Ilustrasi Penganiayaan.(Sumber:NET)

YAHUKIMO - Pria bernama Adit menjadi korban penganiayaan berat menggunakan senjata tajam di kawasan Jalan Sosial, Kompleks Kali Bonto, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (20/8) sekitar pukul 19.15 WIT.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menerangkan bahwa insiden tersebut berlangsung sewaktu pemadaman aliran listrik terjadi di sekitar area Kali Bonto.

Korban menderita luka robek di area leher, sementara pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara setelah melancarkan aksinya. Korban lantas dilarikan menuju RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.

Usai memperoleh laporan, gabungan personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo bergegas menuju lokasi guna melangsungkan tahapan penyidikan.

Berdasarkan keterangan awal dari saksi di lantai atas, terdengar jeritan minta tolong dari korban. Saksi kemudian beranjak ke lantai bawah lalu mendapati korban dalam posisi tergeletak di atas meja makan.

Saksi lantas memanggil bantuan warga sekitar guna mengevakuasi korban ke RSUD Dekai agar memperoleh perawatan darurat.

Yusuf Sutejo mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku. Berdasarkan pendalaman sementara, pelaku disinyalir berasal dari kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yalenang pimpinan Kombi Yemberengge, meski hal itu masih terus didalami untuk memastikan keterlibatannya.

Kondisi korban hingga Jumat malam dilaporkan berada dalam keadaan sadar dan kian membaik usai dirawat di RSUD Dekai.

“Kondisi korban alhamdulillah sadar dan lukanya sudah ditangani dengan baik. Dan saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit,” kata Yusuf Sutejo, Sabtu (22/8/2026).

Tim Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersamanya dengan Polres Yahukimo terus mengumpulkan keterangan saksi serta petunjuk lain demi memproses utuh peristiwa ini dan menangkap pelaku.

“Personel telah merespon kejadian dan melakukan langkah-langkah penyelidikan. Kami terus mengumpulkan informasi serta keterangan saksi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani.

Pihak Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menegaskan pemulihan korban tetap menjadi fokus utama, selagi penanganan hukum serta perburuan terhadap pelaku terus dilangsungkan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index