Tabrakan Maut di Simpang Unisma, Belasan Motor Diseruduk Truk Boks

Tabrakan Maut di Simpang Unisma, Belasan Motor Diseruduk Truk Boks
Kondisi Simpang Unisma di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi usai kejadian tabrakan maut.(FOTO:NET)

KOTA BEKASI - Simpang Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menjadi saksi bisu insiden kecelakaan maut yang melibatkan satu unit truk wing box pada Senin pagi.

Truk tersebut disinyalir mengalami malfungsi sistem pengereman, sehingga tidak terkendali dan menabrak belasan sepeda motor yang sedang berada di persimpangan.

Saksi mata di lapangan, Bayu Sukma Nugraha, menjelaskan bahwa truk itu melintas dari arah Jakarta ke Terminal Bekasi dengan laju yang sangat cepat meski lampu lalu lintas masih menunjukkan warna merah.

"Kelihatan dari jauh kecepatannya tinggi. Lampu merah juga masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah," katanya.

Lebih lanjut, Bayu mengungkapkan bahwa dampak tabrakan tersebut tidak sekadar menyasar pengendara yang sedang menunggu lampu hijau, namun juga menghantam kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.

Ia mengestimasikan ada sekitar enam motor dari satu sisi dan delapan motor dari sisi lainnya yang terdampak dalam peristiwa nahas ini.

"Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.

Bayu menambahkan, terdapat satu pengemudi ojek online yang dikabarkan tewas di tempat, sementara tujuh orang lainnya menderita luka-luka.

"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," katanya.

Menurut penuturannya, sejumlah motor dan pengendaranya sempat terbawa oleh truk sebelum kendaraan besar tersebut akhirnya terhenti di median jalan di dekat titik kejadian.

Sampai laporan ini dibuat, pihak kepolisian belum merilis pernyataan resmi terkait detail penyebab, jumlah pasti korban, serta data diri para korban, sementara proses olah TKP masih terus berlangsung.

Halaman

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index