Piala Dunia 2026: Maroko Melaju ke 32 Besar Usai Libas Haiti

Piala Dunia 2026: Maroko Melaju ke 32 Besar Usai Libas Haiti
Pemain Maroko (FOTO: NET)

ATLANTA - Maroko sukses menghentikan perlawanan ketat dari Haiti guna melangkah ke fase 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengunci kemenangan 4-2 pada laga terakhir Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis pagi WIB.

Haiti sempat memimpin dua kali lebih dulu lewat gol bunuh diri kiper Yassine Bounou serta tendangan indah Wilson Isidor, tetapi Achraf Hakimi dan Ismael Saibari berhasil membuat Maroko menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Tim Singa Atlas kemudian berbalik unggul melalui sumbangan gol Soufiane Rahimi sebelum akhirnya Gessime Yassine mengunci skor menjadi 4-2 yang sekaligus meloloskan tim ke fase 32 besar, berdasarkan data resmi FIFA.

Pasukan Maroko menyelesaikan babak penyisihan di peringkat kedua Grup C dengan koleksi tujuh poin, jumlah yang sama dengan Brasil.

Akan tetapi, sang pemilik lima gelar juara dunia menempati posisi puncak karena unggul dalam produktivitas gol keseluruhan dengan surplus enam berbanding surplus tiga, setelah mengalahkan Skotlandia 3-0 di pertandingan lain.

Haiti terpaksa menyudahi langkah mereka dalam momen kembalinya ke Piala Dunia setelah lebih dari setengah abad dengan hanya merasakan tiga laga di fase grup.

Mereka harus puas berada di posisi juru kunci Grup C tanpa berhasil mengemas satu poin pun.

Sementara itu, Skotlandia yang bertengger di peringkat ketiga harus menunggu hasil akhir dari grup lainnya, dengan harapan dapat menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik bermodalkan tiga poin dan defisit lima gol.

Paruh pertama pertandingan menyajikan pertarungan yang sengit antara kedua tim dan secara mengejutkan Haiti berhasil mencuri gol pembuka ketika laga belum genap berjalan 10 menit.

Bermula dari pergerakan Jean-Kevin Duverne yang melakukan tusukan dari sektor kanan, ia mengirimkan umpan datar yang disambut dengan sontekan tumit Lenny Joseph.

Si kulit bundar bergulir masuk ke gawang setelah berbelok arah lantaran membentur Bounou, sehingga dihitung sebagai gol bunuh diri dari penjaga gawang utama Maroko tersebut.

Gol itu mendongkrak rasa percaya diri skuad Haiti, tetapi Maroko segera memberikan respons dan berusaha mengejar meskipun baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-39 memanfaatkan kelalaian kiper Johny Placide dalam menghalau umpan silang, di mana Hakimi dengan cepat menyambar bola di depan gawang.

Hanya berjarak empat menit, Haiti langsung membalas melalui aksi memukau Isidor yang mengontrol bola di luar kotak penalti lalu melepaskan tendangan melengkung ke sudut atas gawang yang tidak mampu digapai Bounou, mengubah skor kembali unggul 2-1 untuk Haiti.

Sayangnya keunggulan Haiti kali ini tidak bertahan lama, sebab satu menit memasuki masa injury time Maroko langsung membuat situasi kembali imbang lewat eksekusi Saibari yang memanfaatkan umpan tarik Hakimi.

Kedua tim menuju ruang ganti dengan skor sama kuat 2-2.

Memasuki paruh kedua, Maroko tampil dengan rasa percaya diri yang lebih tinggi dan akhirnya berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-78 melalui aksi Rahimi yang baru merumput delapan menit menggantikan Saibari.

Rahimi menyambut operan menyusur tanah dari Chadi Riad dengan sepakan keras yang gagal dihalau oleh Placide.

Satu menit sebelum waktu normal usai, penyerang pengganti Yassine mengunci kemenangan Maroko lewat sontekan ringan ke gawang yang sudah kosong saat ia berdiri bebas tanpa penjagaan untuk meneruskan umpan Rahimi.

VAR sempat membutuhkan waktu cukup lama guna memeriksa proses terjadinya gol tersebut sebelum akhirnya wasit mengesahkannya, dan laga pun selesai setelah peluit panjang ditiup dengan skor 4-2 untuk kemenangan Maroko.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index