A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$ai_summary

Filename: controllers/read.php

Line Number: 107

Piala Dunia 2026: Inggris Libas Kroasia 4-2 di Laga Perdana

Piala Dunia 2026: Inggris Libas Kroasia 4-2 di Laga Perdana

Piala Dunia 2026: Inggris Libas Kroasia 4-2 di Laga Perdana
Kapten Timnas Inggris Harry Kane berelebrasi setelah berhasil mencetak gol ke gawang Kroasia saat laga perdana Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat.(FOTO:NET)

JAKARTA - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane memberikan pujian pada intensitas skuadnya kala menumbangkan Kroasia dengan skor akhir 4-2 dalam laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Kamis.

The Three Lions sebelumnya sempat menghadapi perlawanan sengit dari Kroasia hingga membuat paruh pertama berakhir dengan kedudukan imbang 2-2.

Kendati demikian, armada asuhan Thomas Tuchel bermain jauh lebih agresif setelah jeda dan sukses memastikan poin penuh berkat gol dari Jude Bellingham di menit ke-47 serta Marcus Rashford pada menit ke-85.

Kane menyebutkan bahwa arahan Thomas Tuchel di ruang ganti saat jeda antababak menjadi salah satu faktor penentu kebangkitan timnya.

"Apresiasi untuk pelatih. Pelatih memberi kami sebuah pesan saat turun minum, seperti mengatakan, 'Dengar, bila kami kalah, kami kalah dengan cara kami sendiri'. Anda bisa melihatnya dari cara kami memulai babak kedua. Kami bermain dengan intensitas penuh dan mereka tidak mampu mengatasinya," kata Kane yang dilansir laman resmi FIFA.

Pemain yang melesakkan dua gol ke gawang Kroasia tersebut berpendapat bahwa intensitas performa merupakan kekuatan utama Inggris yang wajib dijaga sepanjang berlangsungnya turnamen.

"Itulah standar yang harus kami tunjukkan di setiap pertandingan. Jadi apresiasi untuk semua orang. Ini adalah laga pertama di turnamen dan kami mendapatkan hasil luar biasa melawan tim kuat. Intensitas permainan adalah kekuatan terbesar kami dan kami harus lebih sering menggunakannya di turnamen ini," ujarnya.

Di sisi lain, gelandang serang Inggris Jude Bellingham membenarkan bahwa timnya sempat bermain dengan rasa gugup dan terlampau protektif pada babak pertama, meskipun tetap bisa menjaga kerapian lini pertahanan secara baik.

"Kami sedikit gugup dan sedikit berhati-hati pada babak pertama. Kami bertahan dengan baik, melakukan tekanan dengan baik, dan cukup solid ketika tidak menguasai bola. Namun saat menguasai bola, kami mungkin sedikit terburu-buru," ujar Bellingham.

Bellingham menilai gol cepat yang ia cetak di awal paruh kedua menjadi titik balik krusial yang membantu Inggris mendikte jalannya laga.

Ia juga memberi perhatian pada konsistensi intensitas permainan sekaligus dampak positif dari para pilar pengganti.

"Pada babak kedua kami menemukan ritme permainan yang lebih baik dan di situlah Anda melihat kemampuan terbaik kami. Gol cepat di awal babak kedua memberi kami fondasi yang bagus. Intensitas kami tanpa bola berada di level tertinggi, dan para pemain yang masuk dari bangku cadangan tampil luar biasa," kata pemain Real Madrid tersebut.

Hasil positif atas Kroasia ini menjadi modal yang sangat berharga bagi Inggris dalam persaingan memperebutkan tiket menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Bukan sekadar mengamankan tiga poin, The Three Lions pun memperlihatkan kedalaman komposisi tim serta mentalitas untuk bangkit usai ditekan oleh musuh.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index