Harga Tiket Konser BIGBANG Dikritik, Tiket Kpop Mahal?

Harga Tiket Konser BIGBANG Dikritik, Tiket Kpop Mahal?
Penampilan BIGBANG di Coachella 2026.(FOTO:NET)

GOYANG - Nominal harga tiket untuk pertunjukan musik grup BIGBANG menuai respons yang kurang menyenangkan setelah resmi diumumkan pada tanggal 15 Juni 2026.

Grup BIGBANG yang tengah bersiap menggelar rangkaian tur dunia mereka tahun 2026 dengan panggung pembuka di Goyang Stadium, dijadwalkan membuka sesi pembelian tiket presale pada 24 Juni 2026 dan tiket umum pada 25 Juni 2026.

Kendati demikian, pengumuman terkait tarif tersebut memicu gelombang kritik di jejaring media sosial lantaran nominal yang dipatok membuat para penggemar mempertanyakan kondisi finansial serta loyalitas mereka sendiri.

Adapun rincian tarif untuk pertunjukan di Goyang Stadium tersebut menunjukkan angka sebagai berikut: untuk kategori VIP standing dipatok sebesar 275.000 Won atau berkisar Rp 3,2 juta.

Untuk kategori Lantai R dijual seharga 253.000 Won atau berkisar Rp 2,9 juta.

Untuk kategori Lantai S ditawarkan senilai 231.000 Won atau berkisar Rp 2,7 juta.

Untuk kategori R dihargai sebesar 242.000 Won atau berkisar Rp 2,8 juta.

Untuk kategori S dibanderol senilai 198.000 Won atau berkisar Rp 2,3 juta.

Untuk kategori A dipatok paling murah sebesar 154.000 Won atau berkisar Rp 1,8 juta.

Sedangkan untuk area pengguna Kursi roda (R) dipasang tarif sebesar 242.000 Won atau berkisar Rp 2,8 juta.

Nominal-nominal yang tertera tersebut dinilai sudah sangat menguras dompet, namun tarif untuk aksesibilitas pengguna kursi roda jugalah yang benar-benar memantik kemarahan para penggemar.

Akses menonton dengan kursi roda, yang dimasukkan ke dalam kelompok kategori R, dibanderol dengan angka 242.000 Won, sehingga menjadikannya sebagai salah satu opsi dengan harga tertinggi di dalam daftar tersebut.

Berasal dari kondisi itu, bermacam-macam reaksi bernada negatif bermunculan di jagat media sosial untuk mengecam tingginya tarif tiket tersebut.

"Jangan ada yang pergi, aku mohon," tulis netizen. "Mereka tidak punya hati nurani," komentar yang lain. "Memang mahal, tapi apakah harga kursi roda itu pantas?" tulis kainnya berkomentar.

Mengenai batasan tarif untuk pertunjukan musik Kpop di Korea Selatan, berdasarkan informasi dari media The Korea Herald, negara tersebut sebenarnya memiliki batas psikologis untuk tiket pertunjukan sebesar 200.000 Won.

Namun akhir-akhir ini, penjualan tiket yang melewati ambang batas 200.000 Won atau berkisar Rp 2,3 juta bukan lagi menjadi sebuah fenomena yang langka.

Grup BTS menjadi pelopor dalam industri Kpop yang mendorong nominal tiket melampaui batas angka tersebut dengan menerapkan sistem paket pengecekan suara atau sound check premium.

Semenjak momentum tersebut, konsep struktur penarifan yang serupa mulai diadopsi dan menjadi standar baru di berbagai perusahaan agensi hiburan besar.

Grup Enhypen ketika menyelenggarakan pertunjukan bertajuk "Walk the Line" pada bulan Oktober tahun lalu juga menjual tiket sound check senilai 220.000 Won, di mana angka ini melonjak 28 persen dari tarif tahun sebelumnya sebesar 198.000 Won.

Walaupun menghadapi keluhan yang terus meningkat, para pelaku di dalam industri hiburan menyatakan bahwa fenomena kenaikan tarif tiket ini pada dasarnya tidak dapat dihindari lagi.

Di tingkat global, nilai dari sebuah pertunjukan musik langsung terus menanjak seiring dengan transformasi konser dari yang semula sekadar panggung sederhana bergeser menjadi produksi berskala masif.

Produksi besar tersebut mengintegrasikan penggunaan layar raksasa, sistem tata suara yang megah, serta rancangan panggung yang rumit, di mana seluruh aspek ini secara nyata melipatgandakan biaya operasional produksi.

Tekanan inflasi global yang terus merangkak naik turut memicu pembengkakan ongkos operasional kerja, yang meliputi biaya sewa peranti panggung, logistik dan transportasi, hingga upah bagi para kru teknis yang ahli.

Lokasi pertunjukan dengan kapasitas besar juga memerlukan jumlah personel keamanan yang jumlahnya hampir dua kali lipat lebih banyak jika disandingkan dengan gedung pertunjukan standar.

Meskipun demikian, secara angka mutlak, tarif pertunjukan Kpop di negara Korea Selatan dinilai masih relatif lebih ramah di kantong apabila dikomparasikan dengan pasar industri di negara-negara lainnya.

Namun begitu, banyak pihak yang sepakat bahwa tarif tiket yang menyentuh angka kisaran 200.000 Won bukanlah nominal yang kecil, terutama bila mengingat mayoritas penikmat pertunjukan Kpop didominasi oleh kalangan remaja serta penggemar yang baru menginjak usia 20-an.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index