Sakit Hati Dituduh Mencuri Pria di Konawe Bacok Warga Gunakan Parang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:36:45 WIB
Ilustrasi Pembacokan Pakai Parang.(Sumber:NET)

KONAWE – Seorang pria berinisial O (50) yang tinggal di Kelurahan Hopa-Hopa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, ditangkap pihak kepolisian usai diduga melukai seorang warga bernama Sarifuddin. 

Penganiayaan tersebut menggunakan senjata tajam jenis parang hingga membuat korban menderita luka-luka serta harus memperoleh penanganan medis ketat di RSUD Konawe. Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Rabu (25/8/2027) sekitar pukul 07.25 Wita di wilayah Kelurahan Hopa-Hopa.

Kejadian berawal sewaktu Sarifuddin berniat membuang sampah di area samping kediamannya. Ketika korban sedang berada di lokasi tersebut, pelaku O mendadak datang menghampiri. Tanpa diduga, pelaku langsung menyerang menggunakan parang sampai korban menderita luka fisik dan terkapar di tanah.

Insiden ini disaksikan oleh wanita bernama Tina (50) yang sedang berada di area sekitar kios miliknya. Tina mendengar adanya teriakan dari pelaku sehingga bergegas keluar untuk melihat kondisi. Setelah itu, pelaku berpindah mendekati Tina sembari melayangkan ancaman.

"Biar kamu saya potongko," ancam pelaku.

Mendengar ancaman tersebut, Tina hanya bisa bersikap pasrah seraya mempertanyakan kekerasan yang hendak diarahkan kepadanya.

"Kenapa saya mau dipotong, apa salahku?" tanya Tina.

Seusai mengucapkan ancaman, pelaku melangkah pergi meninggalkan lokasi. Tina yang melihat kondisi korban sudah tergeletak di tanah langsung berteriak meminta bantuan warga di area sekitar.

Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa pelaku berikut barang bukti sudah dibawa ke kantor polisi guna memproses perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku. 

Pihak penyidik juga berencana menggelar perkara guna menetapkan status hukum resmi bagi pelaku, sementara korban masih mendapatkan perawatan secara intensif di UGD RSUD Konawe. 

Peristiwa penganiayaan ini disinyalir dipicu rasa dendam atau sakit hati pelaku karena dituduh melakukan pencurian, walau motif pasti tersebut masih terus didalami oleh pihak kepolisian.

Terkini