Perkuat Akses Riau, 110 Jembatan Merah Putih Resmi Dibangun

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:46:23 WIB
Ilustrasi Pembangunan Merah Putih di Riau.(Sumber:NET)

KAMPAR - Sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi telah didirikan di berbagai daerah Provinsi Riau guna membuka konektivitas masyarakat, khususnya pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan fasilitas dasar.Pembangunan ini menjadi bagian dari peresmian 3.395 jembatan serta 3.000 titik air bersih yang digarap oleh TNI-Polri di berbagai daerah Indonesia, Kamis (13/8/2026).

Presiden Prabowo Subianto meresmikan proyek pembangunan tersebut secara daring langsung dari Istana Negara.Pada kesempatan itu, Presiden memberikan apresiasi kepada jajaran Polri yang telah mendirikan dan memperbaiki jembatan sampai ke tingkat pedesaan serta daerah terisolasi.Secara keseluruhan di tingkat nasional, Polri berhasil mendirikan dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi.

Menurut pandangan Presiden, pengerjaan fasilitas publik ini menjadi bukti nyata kehadiran negara yang faedahnya sanggup dirasakan langsung oleh warga.Presiden turut menilai pembangunan di daerah terpencil wajib memperoleh perhatian khusus supaya masyarakat yang berdomisili jauh dari pusat perekonomian tetap mendapatkan akses sarana serta taraf hidup yang pantas.

Pada rangkaian agenda peresmian tersebut, Presiden menyapa jajaran Polda lewat saluran konferensi video, termasuk dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Desa Gobah, Kabupaten Kampar.Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan laporan terkait pembangunan 110 Jembatan Merah Putih Presisi yang dikerjakan via kolaborasi antara Polda Riau dan warga setempat.Menurut penjelasannya, pengerjaan sarana ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden supaya keberadaan negara mampu menghadirkan manfaat riil bagi masyarakat.

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden agar setiap ujung negara bekerja menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, kami di Riau berusaha menerjemahkan arahan tersebut melalui satu pekerjaan bersama,” kata Herry kepada Presiden.

Herry menerangkan, pengerjaan 110 jembatan ini tersebar di beragam wilayah Riau yang memiliki tingkat kesulitan akses berbeda-beda.

“Kami, Polda Riau bersama-sama masyarakat membuat dan membangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi,” ujarnya.

Kegunaan dari perbaikan jembatan ini turut dirasakan secara langsung oleh warga Desa Gobah, termasuk anak-anak sekolah.Dalam percakapan bersama Presiden, Raisa Adelia, seorang pelajar berusia 13 tahun asal Desa Gobah, membagikan cerita mengenai kondisi jembatan sebelum mendapat perbaikan.

“Dulunya jembatan kami ini rusak parah dan bolong-bolong. Sekarang, kami sudah tidak bersusah payah untuk pergi ke sekolah karena jembatannya sudah bagus. Terima kasih Bapak Presiden, panjang umur dan sehat selalu,” katanya.

Di samping pembenahan jembatan, Herry turut melaporkan jalannya Ekspedisi Merah Putih Presisi dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Agenda tersebut dirancang guna menjangkau warga pada kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih memiliki kendala keterbatasan akses di Riau.

Kegiatan ekspedisi ini pun mencakup aksi penanaman serta restorasi hutan mangrove pada wilayah pesisir sebagai langkah memperkokoh pelindung alami dari ancaman abrasi.

“Dalam kegiatan tersebut, kami juga melaksanakan penanaman dan restorasi mangrove sebagai upaya memperkuat benteng alami wilayah pesisir yang terdampak abrasi,” kata Herry.

Terkini