Super Air Jet Usulkan Rute Pontianak–Bandung dari Bandara Husein

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:11:50 WIB
Suasana Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat,(Sumber:NET)

PONTIANAK - Peluang dibukanya kembali penerbangan langsung rute Pontianak menuju Bandung kini semakin terbuka lebar.

Maskapai penerbangan Super Air Jet secara resmi telah mengusulkan Pontianak sebagai salah satu dari delapan rute prioritas yang siap dilayani usai Bandara Husein Sastranegara di Bandung kembali dioperasikan untuk penerbangan pesawat jet.

Rencana pengoperasian rute tersebut menjadi berita menyegarkan bagi warga Kalimantan Barat yang selama beberapa tahun belakangan harus melakukan transit di kota lain bila hendak pergi ke Bandung.

Apabila seluruh tahapan perizinan beserta persiapan operasional telah rampung, tingkat konektivitas udara yang menghubungkan Pontianak dengan Jawa Barat diprediksi menjadi jauh lebih mudah, sekaligus menyokong berbagai sektor seperti bisnis, pendidikan, hingga pariwisata.

Corporate Communications Strategic Super Air Jet, Danang Mandala Prihantoro, menyampaikan bahwa pihak maskapai mengusulkan delapan kota tujuan yang diberangkatkan dari Bandara Husein Sastranegara, yakni Denpasar, Makassar, Balikpapan, Pontianak, Batam, Pekanbaru, Padang, serta Kualanamu.

Menurut penjelasan Danang, keseluruhan rute tersebut saat ini masih berada dalam taraf persiapan perizinan maupun koordinasi bersama beragam pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan pihak pengelola bandara.

Frekuensi penerbangan nantinya juga tetap diselaraskan dengan besarnya potensi permintaan dari pasar."Ada delapan kota atau bandara yang rencananya dihubungkan melalui Bandung Husein Sastranegara," ujar Danang.

Bukan hanya Super Air Jet, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat sekurangnya ada enam maskapai penerbangan yang sudah melayangkan permohonan resmi untuk dapat beroperasi di Bandara Husein Sastranegara.

Selain Super Air Jet, nama-nama maskapai lain yang ikut mengajukan meliputi Citilink, Garuda Indonesia, TransNusa, Scoot, dan Wings Air.

Pihak InJourney Airports selanjutnya bakal mengatur slot time penerbangan supaya seluruh permohonan tersebut sanggup disesuaikan dengan daya tampung kapasitas bandara.

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim mengungkapkan bahwa tanggapan para maskapai penerbangan atas agenda reaktivasi Bandara Husein tergolong sangat positif."Hingga saat ini enam maskapai telah mengajukan permohonan resmi untuk beroperasi," katanya.

Masuknya Pontianak dalam daftar rute penerbangan utama ini membukakan peluang emas bagi peningkatan konektivitas wilayah Kalimantan Barat menuju Jawa Barat.

Tersedianya rute langsung diyakini sanggup memangkas durasi waktu perjalanan yang selama ini mengandalkan penerbangan transit.

Kondisi demikian turut berpotensi mendongkrak tingkat mobilitas bagi kalangan pelaku usaha, mahasiswa, wisatawan, sampai masyarakat yang memiliki kepentingan keluarga di kedua area tersebut.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menerangkan bahwa moda transportasi udara memegang peran sebagai pendorong utama pertumbuhan roda ekonomi lantaran mampu meningkatkan konektivitas antardaerah, memperlancar lalu lintas pergerakan manusia maupun barang, serta memacu aktivitas perdagangan, investasi, dan pariwisata.

Sementara itu, International Air Transport Association (IATA) menegaskan bahwa makin prima konektivitas penerbangan pada suatu wilayah, makin lebar pula peluang terciptanya lapangan kerja baru, peningkatan produktivitas, serta pertumbuhan ekonomi melalui akses pasar yang lebih luas.

Oleh karena itu, hadirnya penerbangan rute langsung seperti Pontianak–Bandung berpotensi meningkatkan mobilitas warga sekaligus mengukuhkan pergerakan bisnis dan industri pariwisata di kedua wilayah.

Kementerian Perhubungan mematok target Bandara Husein Sastranegara bisa kembali melayani penerbangan pesawat jet secara bertahap mulai tanggal 17 Agustus 2026.

Adapun operasional penuh ditargetkan dapat berjalan pada 17 September 2026 mendatang usai seluruh pemenuhan kriteria keselamatan, keamanan, dan standar pelayanan terpenuhi.

Selaku pengelola bandara, InJourney Airports pun tengah merampungkan peningkatan fasilitas di area airside (sisi udara), mencakup runway, taxiway, apron, sistem keamanan penerbangan, hingga kesiapan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.

Jika penerbangan rute Pontianak–Bandung ini terwujud, masyarakat Kalimantan Barat diproyeksikan bakal memperoleh akses perjalanan yang lebih praktis dan efisien menuju salah satu pusat pendidikan, perdagangan, serta destinasi wisata ternama di Indonesia.

Di sisi lain, kemudahan akses transportasi ini juga berpotensi menggenjot tingkat kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat jalinan kerja sama ekonomi antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat, selaras dengan komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan konektivitas udara nasional.

Terkini