Sejumlah Proyek Pembangunan Mulai Ramaikan Jalanan Kota Bandung

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:11:50 WIB
Ilustrasi Proyek pembangunan halte BRT di Cicadas dan Jalan Jakarta.(Sumber:NET)

BANDUNG - Jalanan di Kota Bandung kini mulai dipadati oleh bermacam proyek pembangunan.Mulai dari pengerjaan halte Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya, hingga penataan trotoar serta saluran air untuk mengantisipasi potensi banjir.

Berdasarkan pantauan detikJabar, pengerjaan proyek tersebut terlihat di pintu masuk Kota Bandung, tepatnya di Jalan Dr Junjunan atau Jalan Pasteur.

Di ruas jalan ini, Pemprov Jawa Barat sedang menjalankan proyek penataan trotoar dan saluran air.Pengerjaannya dilakukan tepat di depan area Makam Pandu.Seng pembatas tampak dipasang untuk melindungi para pekerja dari lalu lalang kendaraan.

Selain di kawasan Pasteur, proyek pembangunan juga tengah berjalan di persimpangan Tamansari, dekat dengan area Baltos.Di lokasi ini, seng-seng pembatas juga didirikan demi menjaga keselamatan pekerja dari risiko kecelakaan.

Kondisi tersebut membuat jalanan Kota Bandung ikut terdampak.Arus lalu lintas kendaraan menjadi semakin tersendat, khususnya pada jam-jam sibuk.

"Di sini sama yang di Pasteur itu proyek penataan trotoar sama saluran (air). Targetnya beberapa minggu lah bisa selesai," kata salah seorang pekerja saat ditemui detikJabar di kawasan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026).

Tak dipungkiri, sejumlah pengendara yang melintas sempat mengeluhkan maraknya proyek di jalanan Kota Bandung.Hal itu karena proyek yang berjalan memberikan dampak signifikan terhadap waktu perjalanan mereka ke lokasi tujuan.

"Kirain mau pelebaran jalan gitu, ternyata penataan trotoar. Mudah-mudahan cepet beres lah, rudet kalau gini terus mah, macet jadinya," kata Ismail (29), pengendara yang ditemui di kawasan Pasteur.

Selain perbaikan trotoar, jalanan Kota Bandung turut diramaikan oleh pengerjaan halte BRT.Beberapa titik yang kini sedang dikerjakan berada di Jalan Ahmad Yani, tepatnya area Cicadas, serta Jalan Jakarta di depan Rutan Kebon Waru.

Di Jalan Jakarta, struktur halte BRT terlihat sudah berdiri.Meski begitu, seng penutup masih terpasang sehingga membuat sebagian bahu jalan tertutup.

Sementara di area Cicadas, halte BRT yang dibangun berjenis on-corridor.Sebagai informasi, BRT nantinya memiliki halte jenis on-corridor yang akan dilayani bus pada jalur khusus, serta halte off-corridor yang tetap membaur dengan lalu lintas umum (mixed traffic) tanpa mengubah struktur jalan.

Pembangunan halte on-corridor di Cicadas terlihat baru dimulai usai pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL).Trotoar di sekitarnya pun ikut dirapikan agar kawasan tersebut tampak lebih tertata.

"Informasi terakhir ini biasa kan laporan bulanan itu infokan ke kami. Nanti awal bulan kayaknya, akhir bulan ini sudah ada laporannya berapa persen. Dia kan ada timeline-nya itu harus selesai tahun ini," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian.

Berdasarkan hasil kajian, BRT Bandung Raya bakal melayani 18 rute yang melintasi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, hingga Sumedang.

Proyek ini nantinya ditunjang oleh halte di 256 titik, dengan 232 titik di antaranya berlokasi di Kota Bandung.Selain di Cicadas, beberapa lokasi halte on-corridor BRT sudah disurvei oleh Dishub Kota Bandung.

Lokasi tersebut di antaranya berada di Stasiun Hall, Dalem Kaum, Simpang Pasirkoja, Kepatihan, Alun-alun Bandung, Dulatip, Bundaran Cibeureum, serta Banceuy Center.

Terkini