JAKARTA - PT Danantara Investment Management (DIM) menargetkan groundbreaking proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tahap kedua dapat dilakukan pada akhir kuartal III 2026.
“Kita harap nanti akan ada lagi groundbreaking, ya insya Allah, end of Q3 ini semua juga sudah selesai, kurang lebih atau awal Q4,” ujar CEO DIM Pandu Sjahrir, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
DIM bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) telah menetapkan delapan mitra terpilih untuk proyek tahap kedua. Pandu menjelaskan mitra tersebut akan melangsungkan power purchase agreement (PPA) dan financial close dengan target selesai kuartal III atau IV tahun ini.
“Untuk tahap kedua, ini adalah seleksi mitra utama yang akan menjalankan dari sisi nanti PPA, yang paling penting nanti power purchase agreement dan financial close,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Proses tahap kedua disebut mirip dengan tahap pertama. DIM bersama Denera menetapkan delapan mitra untuk delapan lokasi pengembangan yang mencakup 20 kabupaten/kota. Penetapan mitra masih bersifat bersyarat dan tunduk pada pemenuhan persyaratan pengadaan.
CEO Denera Fadli Rahman menjelaskan bahwa dari 85 daftar penyedia terseleksi, terdapat 68 aplikasi untuk delapan lokasi proyek. Setiap lokasi memiliki mitra terpilih dan mitra cadangan. Mitra terpilih akan menerima conditional letter of award (CLoA) sebagai penetapan bersyarat.
Setelah penerbitan CLoA, mitra wajib memenuhi persyaratan menuju final letter of award, termasuk penyusunan feasibility study, finalisasi struktur proyek, pembentukan joint venture company, serta penyelesaian dokumen komersial dan persetujuan pembiayaan.