JAKARTA - Perbaikan pada jembatan yang mengalami kerusakan akibat fondasinya ambles tergerus aliran air di kawasan Cipayung, Depok, kini mulai dilaksanakan.
Infrastruktur penyeberangan yang rusak tersebut saat ini telah dibongkar secara menyeluruh.
Berdasarkan pengamatan di lokasi pada Senin (6/7/2026), sejumlah alat berat sudah disiagakan di area proyek jembatan itu.
Bagian lantai beserta fondasi lama dari jembatan tersebut kini sudah dihancurkan.
Di samping itu, pengerukan tanah untuk membangun fondasi baru juga mulai terlihat di area tepi sungai.
Arus lalu lintas yang menghubungkan Jalan Pemuda Kampung Pulo menuju Jalan Raya Cipayung serta Jalan Raya Citayam ditutup untuk sementara waktu imbas pengerjaan proyek ini.
Para pengendara dari arah Tugu Macan yang biasanya melintasi Jalan Pemuda Kampung Pulo menuju Stasiun Citayam dan Pasar Citayam ataupun rute sebaliknya diwajibkan mencari rute alternatif selama proses perbaikan berlangsung.
Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyampaikan bahwa pengerjaan konstruksi ini sudah dimulai sejak 12 Juni dan ditargetkan rampung pada 9 September 2026 dengan masa kerja selama 90 hari.
Anggaran pagu yang dialokasikan untuk proyek rehabilitasi ini mencapai Rp 710 juta.
"Jembatan ini memiliki lebar antara 5 hingga 10 meter dengan opritan masing-masing 2 meter dan panjang 10,10 meter," jelasnya sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemkot Depok.
Lurah Cipayung Jaya, Susniawati, mengonfirmasi bahwa wilayah tersebut nantinya bakal terkena dampak proyek jalan tol serta direncanakan pembangunan perlintasan tidak sebidang berupa underpass atau flyover.
Ia merasa bersyukur karena infrastruktur yang rusak tersebut tetap mendapatkan perbaikan meskipun berada di jalur rencana proyek jalan bebas hambatan.
"Memang nantinya itu menjadi perlintasan tol, kemungkinan akan ada underpass atau flyover, tetapi saya belum mendapatkan informasi pasti dari pihak tol. Yang jelas, kebutuhan warga saat ini sudah sangat mendesak dan harus ada penggantian jembatan," ungkapnya.
Sebagai informasi, kerusakan pada fondasi jembatan yang berlokasi di Kampung Pulo, Cipayung, Depok, ini sebenarnya sudah terjadi sejak awal tahun 2026.
Menurut hasil pantauan sebelumnya pada Selasa (24/2) pukul 08.00 WIB, sebagian area jembatan sempat dipasangi pembatas dari kayu dan bambu.
Penutupan tersebut sengaja dilakukan guna mencegah kendaraan roda empat melintasi area yang rawan tersebut.
Struktur fondasi pada salah satu bagian bawah jembatan terlihat sudah mengalami pergeseran posisi.
Permukaan lantai jembatan yang mengarah ke sisi Kampung Pulo pun terlihat mengalami penurunan atau ambles.
Fasilitas penyeberangan ini menjadi salah satu jalur krusial bagi mobilitas masyarakat dari Cipayung hingga Bedahan di Sawangan, Depok, hingga warga Bojong Gede dan Tajur Halang, Bogor, yang bepergian menuju Stasiun Citayam.
Akses jalan tersebut sering kali mengalami kepadatan kendaraan yang cukup tinggi pada jam sibuk berangkat kerja di pagi hari serta waktu pulang kerja dari sore hingga malam hari.