OTT KPK di Sumut, Bupati Langkat Syah Afandin Ikut Diamankan

Jumat, 03 Juli 2026 | 13:00:18 WIB
Bupati Langkat Syah Afandin.(FOTO:NET)

JAKARTA - Bupati Langkat Syah Afandin terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Sumatera Utara pada Kamis (2/7/2026).

Informasi mengenai penangkapan tersebut telah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

Kendati demikian, pihak KPK masih belum membeberkan kasus yang menjadi latar belakang OTT tersebut maupun total personil yang ikut diciduk.

Identitas Syah Afandin seketika mencuri perhatian publik.

Lalu, seperti apa latar belakang figur Bupati Langkat masa jabatan 2025-2030 ini?

Syah Afandin yang populer dengan panggilan Ondim merupakan seorang pemuka masyarakat Melayu sekaligus saudara kandung dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin.

Ia dilahirkan di kawasan Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tepatnya pada tanggal 23 Juni 1966.

Syah Afandin menyelesaikan sekolah dasarnya di SD Negeri 050746 Pangkalan Brandan dan menamatkannya pada tahun 1979.

Ia setelah itu meneruskan sekolah di SMP Swasta Babalan hingga tamat pada tahun 1982, dilanjutkan ke SMA Negeri 1 Babalan hingga lulus pada tahun 1985.

Selanjutnya, ia sukses menggondol gelar Sarjana Hukum dari Universitas Medan Area pada tahun 1994.

Jejak Politik

Syah Afandin merupakan seorang politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Langkah politiknya diawali dengan menduduki kursi anggota DPRD Sumatera Utara untuk masa bakti 2014-2018.

Dalam kontestasi Pilkada Langkat 2018, ia mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati mendampingi Terbit Rencana Perangin Angin.

Duet tersebut keluar sebagai pemenang pemilu dan menakhodai Kabupaten Langkat untuk masa bakti 2019-2024.

Akan tetapi, pada tanggal 20 Januari 2022, Syah Afandin didaulat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat usai Terbit Rencana Perangin Angin diringkus oleh KPK terkait kasus dugaan suap.

Memasuki Pilkada 2024, Syah Afandin kembali bertarung sebagai calon Bupati Langkat dengan menggandeng Tiorita Surbakti.

Duet ini sukses memenangi kompetisi dengan meraup 216.918 suara atau setara 55,37 persen dari keseluruhan suara yang sah, mendepak rivalnya pasangan Iskandar Sugito-Adli Tama Hidayat Sembiring.

Syah Afandin lantas diambil sumpahnya sebagai Bupati Langkat masa jabatan 2025-2030 pada tanggal 20 Februari 2025.

Di samping memegang posisi bupati, ia tercatat pernah mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Kehormatan DPW PAN Sumatera Utara masa bakti 2020-2025.

Pada sektor olahraga, Syah Afandin dipercaya memimpin sebagai Ketua KONI Langkat masa bakti 2025-2028.

Terkini