Truk Tabrak Motor di Simpang Unisma Bekasi, Lalu Lintas Lumpuh

Selasa, 30 Juni 2026 | 15:25:01 WIB
Kondisi lalu lintas usai insiden kecelakaan maut di Simpang Kampus Unisma Bekasi, Jalan Cut Mutia Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.(FOTO:NET)

KOTA BEKASI - mengalami kepadatan kendaraan yang parah di Simpang Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Bekasi Timur, pada Senin pagi akibat kecelakaan yang diduga dipicu rem blong sebuah truk yang menghantam belasan sepeda motor.

Saksi mata Muhammad Iqbal menjelaskan bahwa antrean kendaraan memanjang hingga ratusan meter dikarenakan banyaknya unit kendaraan yang terlibat serta adanya proses evakuasi.

"Kejadian ini menimbulkan korban jiwa seorang pengendara ojek daring. Tadi kurang lebih ada 10 unit lebih sepeda motor yang terlibat. Saya tidak melihat secara pasti jumlahnya karena sudah tertutup kain," katanya.

Iqbal menyebut truk boks tersebut melaju kencang dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi meski lampu lalu lintas masih berwarna merah.

"Lampu masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah. Informasi yang saya dapat, truk mengalami rem blong," katanya.

Petugas kepolisian serta Dinas Perhubungan Kota Bekasi segera mendatangi tempat kejadian guna mengurai kemacetan dan mengevakuasi kendaraan.

Saksi mata lainnya, Bayu Sukma Nugraha, mengungkapkan bahwa insiden tersebut juga melibatkan kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi.

Menurutnya, terdapat sedikitnya enam sepeda motor dari satu sisi dan sekitar delapan sepeda motor dari sisi lainnya yang terdampak.

"Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.

Bayu mengungkapkan bahwa seorang pengendara ojek daring tewas di lokasi, sementara tujuh orang lainnya dilaporkan menderita luka-luka.

"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa sejumlah sepeda motor bersama pengendaranya sempat terseret hingga truk terhenti di median jalan dekat titik lokasi.

Sampai laporan ini dibuat, pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP serta penyelidikan guna memastikan penyebab pasti, identitas korban, jumlah kerugian, serta keterangan resmi lainnya.

Terkini