Isu Keuntungan MBG Mengalir ke Presiden Dipastikan Hoaks

Senin, 15 Juni 2026 | 16:42:01 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang. (FOTO:NET)

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan klarifikasi terkait narasi yang beredar di masyarakat mengenai tuduhan adanya pembagian keuntungan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto adalah tidak benar atau hoaks.

Pihak lembaga tersebut memastikan bahwa kabar yang menyebutkan mantan Kepala BGN Dadan Hindayana menuduh Nanik membagi-bagikan keuntungan MBG kepada Prabowo seperti yang beredar, sama sekali tidak pernah diucapkan oleh Kepala BGN maupun pihak resmi instansi terkait.

Informasi tersebut dinilai sebagai sebuah bentuk disinformasi yang berpotensi menyesatkan publik serta memicu kegaduhan di ruang publik.

"Saya menegaskan bahwa narasi yang beredar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyampaikan pernyataan sebagaimana yang dicantumkan dalam pesan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan," ujar Kepala BGN Nanik S Deyang dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Ia menilai, oknum yang tidak bertanggung jawab memang kerap mencatut nama pejabat publik demi membangun narasi provokatif dan memancing reaksi publik, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Masyarakat perlu memastikan kebenaran informasi melalui sumber resmi. Jangan mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang tidak jelas asal-usulnya karena dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," kata Nanik.

BGN juga menekankan bahwa seluruh pernyataan resmi dari lembaga hanya dikeluarkan melalui kanal komunikasi resmi, mulai dari keterangan pers, situs resmi, hingga akun media sosial yang telah terverifikasi.

Segala informasi yang beredar di luar saluran resmi instansi tersebut sama sekali tidak dapat dijadikan sebagai rujukan yang sah.

Nanik turut mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ruang digital yang sehat dengan mengedepankan fakta dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang bersifat manipulatif, provokatif, atau mengandung unsur fitnah.

"Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia digital serta mengedepankan verifikasi informasi. BGN akan terus fokus menjalankan tugas dan program pelayanan kepada masyarakat sesuai amanat yang diberikan pemerintah," tutur Nanik.

Terkini