JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melayangkan teguran keras kepada jajaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kedapatan menyajikan lauk daging ayam berukuran kecil pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lantaran ukurannya yang dinilai terlampau kecil, Prabowo mencurigai adanya oknum SPPG curang yang sengaja memotong satu ekor ayam utuh menjadi 18 hingga 22 bagian.
"Kalau potong lebih dari 14 (satu ayam dibagi 14 potong), dosa!" tegasnya di hadapan mitra-mitra MBG dalam acara Building Indonesia's Future Generation Through Nutrition, Rabu (3/6/2026).
Walaupun ukuran lauk tersebut pada dasarnya tidak memengaruhi kandungan nutrisi alami di dalamnya, tindakan memotong daging ayam menjadi bagian yang sangat kecil dianggap berdampak amat besar pada pemenuhan kecukupan gizi harian anak-anak.
"Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa?" tanya Prabowo ke para mitra.
Arahan serta instruksi langsung dari Prabowo ini pun didengar lalu disambut secara sangat positif oleh seluruh mitra MBG yang hadir dalam agenda tersebut.
Sejumlah perwakilan mitra SPPG di lokasi acara mengklaim bahwa pihak mereka selama ini selalu menghidangkan potongan lauk ayam berukuran besar untuk konsumsi anak-anak sekolah.
"10 bapak, 10 sama 12 (potongan dari satu ekor, red). Porsi besar itu 10," kata para mitra yang diundang Prabowo untuk naik ke panggung.
Prabowo pun memberi instruksi tegas supaya seluruh pihak terkait bersedia bergerak aktif dalam mengawasi dan mengawal mutu lauk pauk yang didapatkan oleh para siswa di Program MBG.
"Saya minta Mendikdasmen, minta kepala-kepala sekolah, guru-guru, anak-anaknya suruh lapor. Ayamnya kecil atau besar? Kalau perlu secara random difoto dan ditimbang," lanjutnya.