Kasus Ciuman Sesama Jenis, PNJ Pastikan Penanganan Objektif

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:20:15 WIB
Kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ).(Sumber:NET)

JAKARTA - Pihak Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) hingga kini masih mendalami serta memproses secara internal terkait kejadian mahasiswa yang tertangkap basah berciuman sesama jenis di area kampus. 

PNJ menjamin bakal bersikap objektif, profesional, dan proporsional selama menuntaskan persoalan ini.

"Proses penyelesaian internal PNJ menegaskan bahwa proses penelaahan dan penanganan internal masih berlangsung. Kasus ini sedang ditelaah oleh Komisi Disiplin serta unit terkait sesuai kewenangan masing-masing dan ketentuan yang berlaku di lingkungan PNJ," bunyi rilis resmi dari PNJ yang diterima pada Kamis (4/6/2026).

"Dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut, PNJ berkomitmen untuk bertindak secara profesional, objektif, dan proporsional dengan tetap mengedepankan asas kehati-hatian, keadilan, praduga tak bersalah, serta penghormatan terhadap hak-hak setiap pihak yang terlibat," sambungnya.

Di samping itu, PNJ memberikan seruan kepada para mahasiswa, seluruh sivitas akademika, hingga warga masyarakat agar tidak membagikan ulang video rekaman saat mahasiswa kepergok berciuman sesama jenis tersebut. 

PNJ mengharapkan agar hak privasi dari kedua mahasiswa tetap dihargai.

"Imbauan menjaga ruang digital sehubungan dengan beredarnya berbagai dokumentasi visual di media sosial, PNJ mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas untuk menghentikan penyebaran foto, video, maupun informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," jelas pihak PNJ.

"Menghormati privasi pihak-pihak yang terlibat serta menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Menjaga ruang digital yang sehat, etis, dan bertanggung jawab," terusnya.

Bukan hanya itu, PNJ pun meminta semua elemen untuk bersama-sama mempertahankan situasi kampus agar senantiasa kondusif dan tertib. 

PNJ berharap publik bersedia menyerahkan penuntasan masalah ini sepenuhnya kepada pihak universitas.

"Percayakan proses penanganan dan penyelesaian kasus kepada otoritas resmi kampus sesuai mekanisme yang berlaku. 

PNJ mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga suasana kampus yang aman, tertib, saling menghormati, serta menjunjung tinggi etika akademik. 

Institusi akan menangani setiap laporan dan dugaan pelanggaran secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku dengan tetap menghormati hak seluruh pihak yang terlibat," tambahnya.

Pada berita terdahulu, orang tua dari mahasiswa PNJ yang berinisial ARM telah menyampaikan permohonan maaf bahkan sampai bersujud di depan jajaran kampus karena tindakan sang anak. 

Melalui rekaman video yang viral di jagat maya, dua pelaku ciuman sesama jenis itu terlihat dikelilingi oleh mahasiswa PNJ pada Selasa (2/6) malam di lingkungan kampus PNJ, Depok.

Ayah dari pelaku tampak tertunduk lesu dan kerap memegang kepalanya tatkala ARM memberikan klarifikasi di hadapan mahasiswa serta pihak manajemen PNJ. 

Ayah ARM setelah itu berdiri lalu melontarkan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa dan pihak PNJ.

"Saya mohon maaf sama institusi yang hebat ini, saya mohon maaf untuk semuanya. Malu saya," ucap ayah ARM seraya bersujud.

Kepala Humas PNJ, Andhika Rizkyansyah, membenarkan perihal kedatangan ayah ARM pada malam tersebut. Dirinya pun membenarkan kalau orang tua pelaku sempat bersujud untuk meminta maaf.

"Sesuai video yang ada di media, sepertinya demikian. (Yang sujud) ortu mahasiswa, bukan yang eksternal," tutur Andhika saat dimintai verifikasi, Rabu (3/6).

Terkini