Daftar 6 Maskapai dan Rute Penerbangan di Bandara Husein

Daftar 6 Maskapai dan Rute Penerbangan di Bandara Husein
Ilustrasi Pesawat Wings Air.(Sumber:NET)

BANDUNG - Sebanyak enam maskapai penerbangan dijadwalkan melayani penumpang dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara, Bandung.

Maskapai-maskapai tersebut melingkupi Citilink, Super Air Jet, Garuda Indonesia, Wings Air, Scoot, hingga TransNusa.

"Maskapai yang telah menyatakan minat untuk beroperasi di Bandara Husein Sastranegara beserta rencana rute dari dan ke Bandung," dikutip dari instagram resmi @huseinsastranegara.airport.

Maskapai penerbangan yang akan beroperasi dari Bandung tersebut bakal memfasilitasi penerbangan untuk rute domestik maupun internasional.

Rute Penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara

Untuk rute penerbangan domestik meliputi Bandung - Kualanamu, Bandung - Denpasar, Bandung - Surabaya, Bandung - Makassar, Bandung - Pekanbaru, Bandung - Batam, Bandung - Padang, Bandung - Balikpapan, Bandung - Pontianak, Bandung - Lampung, serta Bandung - Palembang.

Adapun rute penerbangan internasional mencakup Bandung - Kuala Lumpur, Bandung - Johor Bahru, dan Bandung - Singapura.

Citilink mengajukan opsi penerbangan dari Bandung dengan tujuan Kualanamu, Denpasar, serta Surabaya.

Super Air Jet mengusulkan jangkauan rute yang lebih luas, mencakup Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, dan Pontianak.

Sementara itu, maskapai Garuda Indonesia mengajukan permohonan slot penerbangan menuju Denpasar.

TransNusa mengusulkan dua destinasi internasional, yaitu Kuala Lumpur dan Johor Bahru, ditambah satu rute domestik menuju Lampung.

Maskapai asal Singapura, Scoot, mengajukan rute penerbangan langsung yang menghubungkan Bandung dengan Singapura.

Sedangkan Wings Air mengusulkan penerbangan menuju Lampung dan Palembang.

Penyusunan Jadwal Penerbangan

Usai menerima berkas permohonan dari enam maskapai tersebut, pengelola Bandara Husein Sastranegara akan mengatur pembagian jadwal penerbangan atau slot time.

Penataan slot ini dilakukan supaya rute-rute yang diajukan dapat diselaraskan dengan daya tampung bandara beserta kesiapan sarana operasional.

Pengelola belum merinci jadwal pasti kapan tiap maskapai mulai mengoperasikan penerbangannya maupun besaran frekuensi penerbangan yang akan disediakan.

Kendati demikian, pihak InJourney Airports memastikan seluruh tahapan persiapan terus dipacu supaya operasional pesawat jet dapat kembali berjalan dalam waktu dekat.

Pengoperasian kembali pesawat jet di Bandara Husein Sastranegara dinilai sanggup memperkuat konektivitas Kota Bandung maupun wilayah Jawa Barat secara luas.

Ketersediaan opsi penerbangan langsung ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat, wisatawan, serta pelaku usaha dari dan menuju Bandung.

"Kami berharap konektivitas penerbangan Bandara Husein Sastranegara dapat mendukung penuh pertumbuhan perekonomian dan pariwisata di Jawa Barat dan Kota Bandung khususnya," kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim.

Peningkatan Fasilitas Keselamatan dan Keamanan

Bukan hanya menyusun slot penerbangan, pengelola bandara turut membenahi dan meningkatkan fasilitas keselamatan serta keamanan.

Mengenai aspek keselamatan penerbangan, Bandara Husein Sastranegara telah menyiagakan armada kendaraan khusus Foam Tender.

Pada ranah keamanan, pihak pengelola menjalankan modernisasi fasilitas di sektor Screening Check Point atau SCP.

Perangkat keamanan yang disiapkan mencakup mesin pemindai x-ray versi paling mutakhir, walkthrough metal detector atau WTMD, hingga handheld metal detector atau HHTD.

Rangkaian alat tersebut bakal difungsikan pada tahapan pemeriksaan penumpang serta barang bawaan sebelum melangkah ke area keberangkatan.

Pembenahan fisik juga menyasar fasilitas di area udara bandara.

InJourney Airports memperkokoh daya tahan struktur landasan pacu atau runway, jalur pergerakan pesawat atau taxiway, serta area parkir pesawat atau apron.

Penguatan struktur ini diperlukan demi memastikan seluruh fasilitas siap menunjang pergerakan dan operasional pesawat jet secara aman.

Seluruh langkah persiapan ini dilaksanakan dengan memegang teguh standar yang sudah ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index