A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$ai_summary

Filename: controllers/read.php

Line Number: 107

Istana Siapkan 3 Kelas Dapur MBG dengan Insentif Berbeda

Istana Siapkan 3 Kelas Dapur MBG dengan Insentif Berbeda

Istana Siapkan 3 Kelas Dapur MBG dengan Insentif Berbeda
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi (FOTO: NET)

JAKARTA - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari mengumumkan bahwa ke depannya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dikelompokkan ke dalam beberapa kelas.

Pengelompokan tingkatan tersebut nantinya memengaruhi nominal insentif yang akan diterima oleh masing-masing dapur MBG.

Fasilitas dapur MBG dengan mutu pelayanan terbaik akan dikategorikan ke dalam kelas A dan berhak mendapatkan nilai insentif yang lebih besar.

"Ke depan SPPG-nya sendiri akan mengalami grading atau evaluasi. Jadi akan ada kelas-kelas SPPG. Yang bagus itu A, yang sedang itu B, yang kurang bagus itu C. Kelas-kelas grading dari SPPG itu akan mempengaruhi insentifnya. Jadi angka insentifnya tidak akan sama," ujar Qodari dalam keterangan Bakom, Rabu (17/6/2026).

Proses penataan ulang standardisasi dapur MBG ini sengaja digulirkan oleh pihak pemerintah dengan memanfaatkan periode libur sekolah.

Seluruh kegiatan pelayanan dari dapur MBG dihentikan sementara waktu selama masa liburan sekolah tersebut berlangsung.

Langkah ini dipakai oleh pemerintah sebagai momentum tepat untuk mengoreksi performa secara total.

Melalui pemaparan Qodari, upaya tersebut merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan SPPG demi menyalurkan MBG kepada para siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

"Dan karena masa liburnya cukup panjang jadi ada rentang waktu dan ruang yang cukup baik bagi BGN untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh," tuturnya.

Qodari mengimbuhkan, pihak mereka juga melakukan peninjauan secara periodik pada mutu SPPG, yang mencakup kelayakan fasilitas, prosedur memasak, higienitas serta kesehatan, sampai kualitas makanan secara konsisten.

Di samping itu, Qodari mengungkapkan bahwa BGN telah menyiapkan berbagai langkah strategis lainnya untuk mengoptimalkan manajemen program MBG.

Salah satu langkah yang diambil adalah penangguhan sementara (moratorium) pendirian bangunan SPPG baru, serta menghitung kembali besaran insentif bagi SPPG.

"Karena SPPG yang sudah ada dirasakan mungkin sudah mencukupi dan akan ditata ulang. Jadi fokus kepada SPPG yang sudah operasional," imbuhnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index