A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined property: stdClass::$ai_summary

Filename: controllers/read.php

Line Number: 107

Rumah Anggota Bawaslu Maluku Dilempar Bom Molotov oleh OTK

Rumah Anggota Bawaslu Maluku Dilempar Bom Molotov oleh OTK

Rumah Anggota Bawaslu Maluku Dilempar Bom Molotov oleh OTK
Rumah anggota Bawaslu Maluku di Tual dilempari bom molotov (FOTO: NET)

TUAL - Seorang anggota Bawaslu Maluku bernama Daim Baco Rahawarin mengalami aksi teror dari orang tak dikenal (OTK) ketika dirinya sedang mendampingi buah hatinya yang menjalani perawatan di rumah sakit.

Tempat tinggalnya yang berlokasi di Kota Tual menjadi sasaran pelemparan dua buah bom molotov.

Peristiwa mencekam tersebut terjadi di wilayah Mangon, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual pada Kamis (11/6/2026) pukul 00.11 WIT.

Daim menjelaskan bahwa informasi mengenai tindakan teror di kediamannya tersebut pertama kali ia dapatkan dari kakak iparnya.

"Saat itu, saya sedang berada di rumah sakit menjaga anak yang tengah dirawat bersama istri. Kemudian ditelepon kakak ipar terkait peristiwa tersebut," kata Daim Baco kepada detikcom, Kamis (11/6).

Daim segera memutuskan kembali ke rumah demi memastikan situasi dan kondisi tempat tinggalnya aman setelah insiden pelemparan bom molotov tersebut.

Dirinya kemudian mengecek hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk mengidentifikasi figur pelaku pelemparan.

"From rekaman CCTV ada terlihat beberapa orang di luar pagar, wajah tidak terlihat. Mereka menggunakan motor lalu melempar dua bom molotov secara bergantian ke dalam rumah," bebernya.

Daim memastikan bahwa tindakan teror yang terjadi tersebut tidak sampai menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.

Percikan api yang bersumber dari bom molotov itu bisa langsung ditangani dengan cepat sehingga tidak menimbulkan dampak kebakaran yang meluas.

"Tidak ada kerusakan parah cuman terdapat beberapa sandal yang terbakar, tetapi cepat dipadamkan," ucap Daim.

Dirinya mengaku tidak mempunyai kecurigaan tertentu terhadap sosok pelaku karena merasa tidak memiliki musuh atau masalah dengan pihak lain selama ini.

Daim memilih menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kasus teror ini kepada aparat kepolisian setelah melayangkan laporan resmi ke Polres Kota Tual.

"(Kejadian pelemparan bom molotov) Tidak ada korelasinya dengan pentahapan Pemilu karena sudah jauh. Saya juga merasa tidak punya musuh, dengan siapapun, sehingga memang saya juga bingung dengan kejadian yang ada," imbuhnya.

Pihak kepolisian yang menerima pengaduan langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah petugas mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan, termasuk pecahan-pecahan kaca dari bom molotov.

"Sudah kami olah TKP, sudah kami amankan beberapa barang bukti juga seperti pecahan kaca," ujar Kasat Reskrim Polres Kota Tual, Iptu Aji Prakoso Trisaputra kepada detikcom, Kamis (11/6).

Aji menyampaikan bahwa pihak penyidik pun sudah meminta kesaksian dari sejumlah orang saksi, termasuk anggota keluarga korban.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti serta informasi pelengkap guna membongkar dalang di balik aksi teror tersebut.

"Dari pihak keluarga, kami masih dalami saksi-saksi lain juga (untuk mengungkap pelaku teror)," bebernya.

Selain itu, Aji menerangkan bahwa meski tindakan pelaku sempat terdokumentasi oleh kamera CCTV, identitas wajah pelaku masih belum bisa diidentifikasi secara gamblang.

Dirinya kembali mengonfirmasi bahwa pengejaran terhadap pelaku kejahatan tersebut saat ini sedang gencar dilakukan oleh petugas lapangan.

"Sampai sekarang belum, (ditemukan pelaku). Kejadian baru terjadi tadi, masih kami dalami. CCTV (merekam pergerakan pelaku) tapi (wajah) belum terlihat jelas, karena merekam terlihat ke arah dalam rumah," terangnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index