Bagikan Foto Pacar USG Transvaginal, Bryan Johnson Tuai Kritik

Bagikan Foto Pacar USG Transvaginal, Bryan Johnson Tuai Kritik
Bryan Johnson. (Sumber: NET)

JAKARTA - Pengusaha kaya raya sekaligus pembuat konten antipenuaan, Bryan Johnson, seringkali memantik perdebatan di masyarakat lantaran pola hidup ekstrem yang dijalaninya demi menghambat penuaan.

Baru-baru ini, dirinya kembali menjadi pusat perhatian khalayak setelah membagikan sebuah potret di media sosial X yang menampilkan kekasihnya, Kate Tolo, yang sedang melakukan prosedur USG transvaginal.

Melalui unggahan gambar tersebut, Kate terlihat tengah diperiksa oleh tim medis dalam posisi telentang dengan kaki terbuka guna mengecek organ panggul serta keadaan rahimnya.

Di saat yang sama, Bryan berdiri tepat di hadapannya sembari memandang secara serius ke arah layar monitor kepunyaan dokter.

Akan tetapi, postingan tersebut dianggap telah melewati batas oleh sebagian pengguna internet lantaran memperlihatkan proses pemeriksaan ginekologi Kate secara rinci.

Meskipun begitu, Bryan memberikan penjelasan bahwa unggahan tersebut sengaja dibuat demi membangun kesadaran masyarakat terkait penyakit endometriosis, yaitu sebuah gangguan saat jaringan yang mirip dengan lapisan dinding rahim tumbuh di bagian luar rahim dan menimbulkan rasa sakit kronis hingga problem fertilitas.

"Memeriksa kondisi Kate yang masuk 1 persen. Dia diduga mengalami endometriosis. Kondisi ini memengaruhi setidaknya 1 dari 10 perempuan, mungkin lebih banyak," tulis Bryan di akun X.

Ia pun menjelaskan bahwa Kate tengah melewati proses pemeriksaan menggunakan USG.

Berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya, selama bertahun-tahun ini ada banyak wanita yang terpaksa menanti dalam jangka waktu yang sangat panjang hingga akhirnya memperoleh diagnosis bahwa mereka menderita endometriosis.

"Biasanya perempuan hidup dengan endometriosis selama 7 sampai 10 tahun sebelum didiagnosis," sambungnya.

Dalam kurun waktu yang singkat, postingan tersebut segera diserbu oleh beragam jenis komentar.

Sejumlah pengguna internet menilai bahwa dokumentasi semacam itu terlampau berlebihan dan sama sekali tidak patut untuk disebarluaskan ke khalayak ramai.

"Ada beberapa hal yang sebenarnya bisa disimpan untuk diri sendiri," tulis netizen di X.

Respons bernada kecaman lainnya juga turut mempertanyakan perihal privasi dari tindakan pemeriksaan medis yang justru dipertontonkan secara bebas.

Namun dari perspektif yang berlawanan, ada cukup banyak juga warganet yang memberikan apresiasi kepada Bryan lantaran dianggap telah membantu menyebarkan edukasi mengenai gangguan endometriosis.

"Awalnya saya berpikir 'sudah cukup', tapi setelah melihat pembahasan soal endometriosis, saya malah merasa ini penting," tulis netizen lainnya.

Sebelum kegemparan ini muncul, pria berumur 48 tahun itu juga pernah menjadi perbincangan hangat sesudah mengklaim bahwa hasil pemeriksaan kesehatan organ dalam Kate menempati posisi '1% Terbaik dari Semua Vagina'.

Ucapan yang mengundang polemik tersebut kala itu juga sempat menuai banyak respons negatif dan kecaman dari publik luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index