Kilas Kriminal Jakarta: Lansia Tusuk Mantan Istri & Isu Hoaks

Kilas Kriminal Jakarta: Lansia Tusuk Mantan Istri & Isu Hoaks
Ilustrasi penusukan.(Sumber:NET)

JAKARTA - Sejumlah kejadian kriminal mewarnai wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (24/5/2026). 

Peristiwa tersebut berkisar dari penangkapan seorang lansia yang tega menusuk mantan istrinya di Jakarta Utara, hingga kepastian mengenai hoaksnya kabar dugaan prostitusi anak yang menyeret Warga Negara Asing (WNA) di Jakarta Barat.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

Polres Jaktim minta korban penipuan WO di Bekasi ajukan laporan

Polres Metro Jakarta Timur mengimbau kepada para korban yang dirugikan oleh pihak penyelenggara pernikahan (wedding organizer/WO) untuk segera membuat laporan polisi.

Pasangan calon pengantin yang menjadi korban atas dugaan penipuan tersebut gagal melaksanakan pesta pernikahan mereka di Bekasi, tidak seperti komitmen yang dijanjikan.

"Silakan lapor, calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Bayu Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Polisi pastikan dugaan prostitusi anak libatkan WNA di Jakbar adalah hoaks

Pihak kepolisian menegaskan bahwa isu mengenai praktik prostitusi anak di bawah umur yang melibatkan warga negara asing (WNA) asal Jepang di daerah Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, tidak benar. 

Kepastian ini diperoleh setelah aparat melakukan investigasi mendalam terhadap unggahan yang sempat viral di media sosial X.

Kapolsek Metro Tamansari, Kompol Bobby M. Zulfikar menjelaskan, aparat berwajib telah menuntaskan serangkaian proses penyelidikan dan mendapati bahwa dugaan tersebut sama sekali tidak terbukti.

"Alhamdulillah sudah dikonfirmasi bahwa hal tersebut tidak terbukti," kata kata Bobby melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.

Polisi tangkap lansia yang tusuk mantan istrinya di Jakut

Unit Reskrim Polsek Tanjung Priok meringkus seorang pria lanjut usia dengan inisial EF (67). 

Pria tersebut nekat menusuk mantan istrinya, ES (55), di tengah acara resepsi pernikahan anak kandung mereka yang digelar di Gelanggang Remaja Jalan Sunter Karya Timur Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (23/4) siang.

“Motif pelaku melakukan aksi pidana ini diduga karena dendam, namun kami masih melakukan pendalaman,” kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro di Jakarta, Minggu.

Polisi bekuk 11 orang dalam operasi cipta kondisi di Jakpus

Polres Metro Jakarta Pusat berhasil menjaring 11 orang atas dugaan kepemilikan senjata tajam, obat-obatan terlarang, hingga membawa kendaraan tanpa dilengkapi surat-surat resmi saat menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) di beberapa lokasi rawan.

"Operasi Cipta Kondisi ini rutin kami lakukan untuk memastikan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat tetap aman dan kondusif, khususnya pada jam-jam rawan dini hari," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung di Jakarta, Minggu.

Dua kali mangkir, polisi akan jemput paksa terduga pelaku pelecehan anak SLB

Polres Metro Jakarta Barat mempertimbangkan langkah penjemputan paksa terhadap oknum yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kalideres, Jakarta Barat. 

Opsi ini diambil setelah terduga pelaku tercatat sudah dua kali mengabaikan surat panggilan tim penyidik tanpa keterangan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

Kasat Res PPA PPO Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nunu Suparmi mengungkapkan, tindakan tegas tersebut akan diaplikasikan sesuai regulasi yang berlaku karena pihak terduga pelaku terus mangkir dari panggilan pihak Polres atau dinilai tidak kooperatif.

"(Sampai hari ini) memang masih proses pemanggilan," kata Nunu dihubungi di Jakarta, Minggu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index