BBKK Bandara Soetta Terapkan Lagi Standar Kesehatan Penumpang Internasional

BBKK Bandara Soetta Terapkan Lagi Standar Kesehatan Penumpang Internasional
Bandara Soetta lakukan pengetatan untuk mereka yang dari luar negeri (FOTO: NET)

TANGERANG - Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali menjalankan protokol kesehatan bagi penumpang pesawat dari mancanegara demi mencegah masuknya Hantavirus ke wilayah Banten.

Langkah preventif ini diambil merespons laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai kematian tiga penumpang kapal pesiar akibat infeksi virus tersebut.

"Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi SatuSehat. Dari situ kami nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual," kata Kepala BBKK Bandara Soetta Naning Nugrahini di Tangerang, Senin.

Naning Nugrahini menjelaskan bahwa jika ditemukan pelaku perjalanan yang menunjukkan indikasi gejala virus tersebut, petugas medis akan segera melakukan pemeriksaan mendalam.

"Kalau dari pemeriksaan memang yang bersangkutan itu probable, maka kami rujuk ke rumah sakit pusat infeksi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Di situ nanti akan bisa diisolasi atau dilakukan pemeriksaan laboratorium," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak bandara telah menyediakan jalur evakuasi khusus untuk kasus infeksi menular guna penanganan yang lebih terukur.

"Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kami bawa ini, yang mau kami rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular," ucapnya.

"Di ambulans penyakit menular ada sistem dekontaminasi sehingga virus, bakteri, atau kuman, yang berasal dari orang yang masuk di dalam ambulans yang kami curigai tadi, itu nanti bisa didekontaminasi sehingga tidak terjadi penularan ke orang lain," tambah dia.

Saat ini tim BBKK terus memantau daftar negara yang melaporkan temuan virus dan siap memperluas jangkauan pengawasan jika sebaran virus bertambah.

Naning Nugrahini turut mengingatkan penumpang untuk disiplin prokes karena penularan Hantavirus terjadi melalui urine, liur, maupun kontaminasi yang bersumber dari tikus.

"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta, seperti Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan satu lagi Panama. Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu," ungkap Naning.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index