SLEMAN – Pelaku pencurian gamelan di UGM akhirnya ditangkap polisi setelah sempat menjual instrumen musik tradisional tersebut ke tempat pengepul rongsok di Yogyakarta.
Aksi nekat ini terungkap setelah pihak keamanan kampus melaporkan hilangnya sejumlah perangkat gamelan di area Bulaksumur.
"Pelaku berhasil kita amankan beserta barang bukti sisa yang belum sempat dilebur atau dijual kembali oleh pengepul," ujar AKP Ngadi, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/4/2026).
AKP Ngadi menjelaskan bahwa tersangka melakukan aksinya dengan memanfaatkan celah pengawasan di ruang penyimpanan saat kondisi lingkungan sedang sepi.
Penyelidikan intensif membawa petugas menuju sebuah tempat penampungan barang bekas di wilayah pinggiran kota.
Tersangka mengaku terdesak kebutuhan ekonomi sehingga memilih sasaran yang dianggap mudah untuk diangkut secara bertahap.
Beberapa bagian gamelan yang terbuat dari perunggu dan kuningan ditemukan dalam kondisi sudah dipisahkan dari rangkanya.
Saat ini pria tersebut harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Bulaksumur guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Kasus ini menjadi peringatan bagi institusi pendidikan untuk memperketat sistem keamanan aset budaya yang bernilai tinggi.