JAKARTA - Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan sampah yang menumpuk pada sejumlah titik rawan hingga area perbatasan Gowa demi menjaga kualitas kebersihan lingkungan.
Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh wilayah perkotaan tetap bersih serta bebas dari tumpukan limbah yang dapat mengganggu pemandangan maupun kesehatan warga setempat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Ferdi Mochtar menyatakan bahwa pihaknya kini tengah fokus melakukan pembersihan secara intensif di lokasi yang dianggap sangat krusial.
Aksi Cepat Pembersihan di Wilayah Perbatasan Gowa
Petugas kebersihan dikerahkan secara masif untuk menyisir area perbatasan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yang selama ini sering menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal oleh oknum.
Ferdi menjelaskan bahwa koordinasi dengan pihak kecamatan setempat terus diperkuat agar proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih maksimal dan tidak ada lagi sisa limbah yang tertinggal.
Pihak pemerintah daerah juga menyiapkan armada pengangkut tambahan guna memastikan volume sampah yang besar dapat segera dievakuasi menuju Tempat Pembuangan Akhir dengan waktu yang lebih cepat.
Pengawasan Ketat pada Lokasi Rawan Pembuangan Sampah
Selain melakukan pembersihan fisik di lapangan tim dari Dinas Lingkungan Hidup juga melakukan pemetaan terhadap 10 titik yang selama ini paling rawan menjadi tempat tumpukan sampah liar.
Pengawasan secara berkala kini menjadi prioritas utama agar masyarakat tidak lagi memiliki kesempatan untuk membuang limbah rumah tangga mereka secara sembarangan di lokasi yang dilarang pemerintah.
Sanksi tegas juga mulai disosialisasikan kepada warga yang kedapatan melanggar aturan kebersihan karena tindakan tersebut sangat merugikan estetika kota dan bisa memicu terjadinya bencana banjir tahunan.
Edukasi Masyarakat Tentang Kebersihan Lingkungan Hidup
Pemerintah Kota Makassar tidak hanya fokus pada penanganan sampah di hilir saja namun juga mulai menggencarkan program edukasi kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih peduli lingkungan.
Kesadaran warga merupakan kunci utama dalam keberhasilan menjaga kebersihan kota sehingga kolaborasi antara pemerintah dan penduduk sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan juga asri.
Ferdi Mochtar menekankan bahwa partisipasi aktif warga dalam mengelola sampah mandiri dari rumah akan sangat membantu meringankan beban kerja petugas kebersihan yang setiap hari beroperasi di lapangan.
Optimasi Armada dan Personel Dinas Lingkungan Hidup
Sejak Senin 20 April 2026 jumlah personel yang bertugas di lapangan telah ditambah untuk mempercepat proses normalisasi saluran air yang tersumbat oleh tumpukan sampah plastik dan limbah lainnya.
Evaluasi terhadap kinerja armada pengangkut sampah juga dilakukan secara rutin setiap pekan guna memastikan kondisi kendaraan tetap prima dalam melayani seluruh wilayah kecamatan yang ada di Makassar.
Pemkot Makassar berkomitmen penuh untuk terus melakukan inovasi dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan agar permasalahan limbah tidak lagi menjadi momok menakutkan bagi keberlangsungan hidup masyarakat di masa depan.
Target Makassar Menjadi Kota Bersih dan Sehat
Melalui penanganan sampah di titik rawan ini diharapkan citra Makassar sebagai kota metropolitan yang bersih dan nyaman dapat terus terjaga dengan baik di mata wisatawan maupun investor.
Upaya berkelanjutan ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam mewujudkan ruang publik yang layak huni serta didukung oleh infrastruktur sanitasi yang memadai bagi warga kota.
Seluruh jajaran pemerintah mulai dari tingkat kelurahan hingga dinas terkait diminta untuk tetap konsisten dalam menjalankan fungsi kontrol agar wilayah perbatasan tetap bersih dari sampah liar.