Hyundai Santa Cruz 2027 Disuntik Mati, Turbo 281 dk Tetap Jadi Andalan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 00:06:00 WIB

BERITAKINI.CO.ID — Hyundai resmi merampingkan jajaran Santa Cruz untuk pasar Amerika Serikat pada tahun model 2027. Langkah ini diambil sembari konfirmasi yang hampir pasti bahwa model ini akan dihentikan total setelah tahun model 2027, menandai akhir dari percobaan Hyundai di segmen pickup kecil yang sempat menarik perhatian pemilik rumah dan penggemar aktivitas luar ruangan.

Varian Dipangkas, XRT Naik Kelas

Untuk 2027, Hyundai hanya menyediakan tiga trim: SE, SEL Activity, dan XRT. Trim Limited yang sebelumnya menjadi puncak varian dihapus dari daftar. Sebagai kompensasi, XRT kini dilengkapi sunroof, audio premium Bose, setir berpemanas standar, kaca spion elektrokromik, serta sandaran tangan belakang.

Jok berbahan faux leather kini menjadi standar di semua varian. Fitur pemindai sidik jari yang sempat menjadi pembeda teknologi juga dihilangkan. Dua pilihan warna eksterior, Rockwood Green dan Canyon Red, tidak lagi tersedia untuk tahun produksi ini.

Dua Pilihan Mesin dengan Karakter Berbeda

Santa Cruz SE dan SEL Activity mengandalkan mesin 2.5-liter naturally aspirated bertenaga 191 dk dengan torsi 181 lb-ft. Mesin ini disalurkan lewat transmisi otomatis 8-percepatan. Performanya cenderung lamban, mirip seperti yang pernah dirasakan pada Hyundai Tucson bermesin sama.

Beda cerita dengan XRT yang memakai mesin turbo 2.5-liter bertenaga 281 dk dan torsi 311 lb-ft. Tenaga ini membuat Santa Cruz terasa jauh lebih hidup di perkotaan. Hasil tes akselerasi 0-60 mph mencatat waktu 6,0 detik, hanya terpaut 0,2 detik dari Ford Maverick Lobo bermesin turbo.

Kemampuan Menarik dan Efisiensi Bahan Bakar

Kapasitas penarik maksimum Santa Cruz tergantung pada pilihan mesin. Varian basis mampu menarik beban hingga 3.500 pon, sementara XRT dengan mesin turbo naik ke angka 5.000 pon—setara dengan Honda Ridgeline dan Ford Maverick di kelas unibody truck.

Soal konsumsi bahan bakar, varian SE dengan penggerak roda depan tercatat paling irit dengan rating EPA 22 mpg kota, 30 mpg jalan raya, dan 25 mpg kombinasi. Versi all-wheel drive turun 1 mpg di semua kategori. Untuk XRT turbo AWD, angkanya berada di 18 mpg kota, 25 mpg jalan raya, dan 20 mpg kombinasi.

Menariknya, dalam pengujian jalan raya dengan kecepatan konstan 75 mph, Santa Cruz turbo mampu mencatat 30 mpg—melampaui estimasi EPA. Namun efisiensi ini masih kalah jauh dari Ford Maverick hybrid yang menawarkan 42 mpg kota dan 35 mpg jalan raya.

Posisi Unik di Antara SUV dan Pickup

Santa Cruz menempati ruang yang tidak biasa: bagian depan mengambil desain SUV Tucson, sedangkan bagian belakang mengusung bak pickup sepanjang empat kaki. Bak ini dirancang untuk membawa perlengkapan berkebun, barang basah, atau peralatan kotor tanpa merusak kabin. Tersedia juga tonneau cover kedap cuaca untuk mengamankan muatan.

Dimensinya yang lebih pendek dan rendah dari kompetitor kelas mid-size membuatnya lincah di perkotaan. Kualitas berkendara dan handling-nya terbilang nyaman, sesuai dengan karakter kabin yang mirip mobil penumpang.

Bagi konsumen Indonesia, Santa Cruz tidak pernah masuk pasar resmi, namun statusnya sebagai saudara Tucson memberi gambaran bagaimana Hyundai membangun kendaraan dengan platform unibody yang mengedepankan kenyamanan. Kabar penghentian produksi ini juga bisa menjadi sinyal bahwa Hyundai akan fokus pada segmen EV dan SUV konvensional ke depan.

Terkini