Tol Bocimi Diperpanjang hingga Padalarang dengan Anggaran Rp7,7 T

Rabu, 05 Agustus 2026 | 15:30:15 WIB
Ilustrasi Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi).(Sumber:NET)

SUKABUMI - Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Tol Bocimi) dipastikan tetap berlanjut.

Pemerintah telah menyetujui alokasi anggaran sekitar Rp7,7 triliun menggunakan skema pembiayaan bertahap (multi-years) untuk memperpanjang jalur tol tersebut sampai ke Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, yang menjelaskan bahwa perkembangan konstruksi Tol Bocimi Seksi 3 saat ini menunjukkan tren positif setelah sempat terhambat masalah pembebasan lahan.

Menurut Heri, kendala pembebasan lahan yang dahulu memicu perlambatan proyek kini telah mulai terselesaikan sehingga proses pengerjaan dapat kembali dipacu.

“Sebenarnya kan sudah jadi sampai ke Seksi 3. Walaupun kemarin sempat ada kendala pembebasan lahan, sekarang kayaknya sudah mulai baik. Diharapkan tembus, harapan kami sih Lebaran ini sudah bisa dipakai,” ujar Heri Gunawan.

Ia berharap jalur Tol Bocimi Seksi 3 sudah dapat difungsikan untuk menunjang kelancaran arus mudik Lebaran 2027 demi mempermudah mobilitas warga.

Heri menerangkan, berdasarkan keputusan pemerintah pusat, pengerjaan Tol Bocimi tidak berhenti sampai di kawasan Sukabumi Barat saja.

Jalan bebas hambatan ini dirancang akan diperpanjang hingga tersambung langsung dengan wilayah Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Untuk menggarap proyek tersebut, pemerintah menyetujui alokasi dana sekitar Rp7,7 triliun yang dikucurkan secara bertahap melalui sistem tahun jamak.

“Dari Seksi 3 kemarin berdasarkan persetujuan dari Pak Presiden, itu akan tembus langsung sampai ke Padalarang. Anggarannya kurang lebih Rp7,7 triliun, sudah disetujui. Anggaran itu bersifat multi-years,” jelasnya.

Dengan terhubungnya Tol Bocimi hingga ke Padalarang, konektivitas antardaerah Bogor, Sukabumi, dan Bandung Barat diharapkan semakin optimal sekaligus memangkas durasi perjalanan masyarakat.

Menurut Heri, pembangunan Tol Bocimi tidak cuma difokuskan untuk mempermudah lalu lintas, melainkan juga guna membuka potensi ekonomi di kawasan selatan Jawa Barat yang sebelumnya terkendala akses konektivitas.

Ia optimistis keberadaan tol ini akan meningkatkan pergerakan masyarakat, mempercepat arus logistik barang dan jasa, serta menarik minat investasi baru di kawasan Sukabumi dan sekitarnya.

“Kehadiran akses tol yang memadai, kami yakini akan memberikan dampak signifikan bagi percepatan mobilitas masyarakat serta dorongan bagi pertumbuhan ekonomi kawasan Sukabumi dan sekitarnya,” pungkasnya.

Jika seluruh rangkaian pembangunan berjalan selaras dengan rencana, ekstensi Tol Bocimi hingga Padalarang akan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang memperkuat konektivitas di Jawa Barat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Terkini