Abdul Mu’ti Dorong Budaya ASRI di Sekolah Lewat Partisipasi Semesta Pendidikan

Kamis, 16 Juli 2026 | 08:41:31 WIB
Abdul Mu’ti menegaskan partisipasi masyarakat penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu.(usmber foto: NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti mengajak murid Sekolah Santo Fransiskus Jakarta peserta MPLS Ramah 2026 untuk menerapkan budaya sekolah Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

“Dalam suasana dan bagian dari upaya kami membangun gerakan dan budaya ASRI yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Tadi Romo sudah menyampaikan lingkungannya bersih, lingkungannya nyaman, lingkungan sosialnya membuat kita merasa damai dan tenang di dalamnya. Dan ayo inilah yang ingin kita bangun di semua sekolah di Indonesia termasuk di sekolah Fransiskus ini,” ujar Mu’ti, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini diperkuat melalui Permendikdasmen tentang pembangunan budaya sekolah aman dan nyaman, yang mendorong interaksi yang menghargai martabat warga sekolah. 

“Ketika kita menjadikan pendidikan ini sebagai proses menjalankan misi kenabian, misi profetik, maka tentu saja kita berusaha bagaimana mewujudkan kemuliaan itu dalam cara kita menyapa sesama murid, dalam cara kita menyapa sesama rekan pendidik, dan dalam kita semua berinteraksi di lingkungan sekolah ini. Memuliakan berarti menerima semua dengan penuh ketulusan,” katanya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mu’ti menegaskan pendidikan bermutu tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. “Kami sangat membutuhkan dukungan dan partisipasi dari masyarakat, dari semua pihak. Karena itu visi Pendidikan Bermutu untuk Semua kami wujudkan dengan Partisipasi Semesta,” tegasnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ia menambahkan bahwa sekolah swasta adalah mitra strategis dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. Pemerintah membuka kesempatan yang sama bagi sekolah swasta untuk memperoleh program revitalisasi sarana dan prasarana. 

“Jawaban saya sama, swasta adalah mitra. Karena itu kebijakan revitalisasi akan kami selenggarakan, tidak terbatas hanya untuk sekolah negeri saja tetapi juga untuk sekolah swasta,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mu’ti juga mengajak orang tua memperkuat kolaborasi dengan sekolah dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan media sebagai ekosistem yang saling menguatkan.

Terkini