SDN Srengseng Sawah Jaksel Geger Ancaman Bom, Polisi Tangkap Pelaku Kurang dari 24 Jam

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47:37 WIB
Polisi bergerak cepat menangani ancaman bom di SDN 15 Jagakarsa Jakarta Selatan. l(sumber foto: NET)

JAKARTA - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026), berubah mencekam setelah pesan ancaman bom masuk ke ponsel guru dan petugas tata usaha.

Pesan pertama diterima pukul 06.28 WIB, berisi ancaman ledakan di 11 titik sekolah. Pelaku bahkan mengirim pesan lanjutan yang menyebut gedung akan rata dalam hitungan menit. “SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA… DIHARAAP BERSIAP SIAP…,” demikian isi pesan ancaman yang diterima pihak sekolah.

Pihak sekolah segera menghentikan kegiatan MPLS dan mengevakuasi murid, guru, serta orang tua. Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan sterilisasi dengan menyisir setiap sudut sekolah, dibantu anjing K9. Setelah empat jam, hasil penyisiran dipastikan nihil bom.

Polisi bergerak cepat melacak nomor pengirim. Kurang dari 24 jam, pria berinisial MY (34) ditangkap di rumahnya yang tak jauh dari sekolah. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut pelaku adalah orang tua salah satu siswa.

Saat diperiksa, MY mengaku aksinya hanya iseng. Namun, polisi tidak percaya begitu saja dan masih mendalami motif serta latar belakang pelaku. “Yang bersangkutan hanya sifatnya iseng saja. Namun kami tidak percaya begitu saja, kami masih melakukan pendalaman,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin.

Fakta lain terungkap, MY sebelumnya pernah mengirim pesan ancaman serupa kepada ketua RT, namun tidak dilaporkan ke polisi. Bahkan saat suasana panik, MY sempat menjemput anaknya di sekolah. Hingga Senin malam, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi.

Terkini