Hari Pertama MPLS di SDN Jaksel Diwarnai Ancaman Bom, Polisi Bergerak Cepat

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47:36 WIB
Personel kepolisian berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Jagakarsa, Jakarta Selatan (sumbeer foto: NET)

JAKARTA - Hari pertama masuk sekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (13/7/2026), diwarnai kepanikan akibat ancaman bom. Pesan WhatsApp diterima guru saat upacara, menyebut bom telah ditempatkan di 11 titik sekolah.

Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan sterilisasi. Hasil penyisiran dipastikan nihil bom, namun kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dibubarkan dan siswa dievakuasi. “Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Polisi bergerak cepat dan menangkap pelaku berinisial MY (34) kurang dari 24 jam. Fakta mengejutkan, MY adalah orang tua salah satu siswa di sekolah tersebut. “Setelah pelaku diamankan, ternyata anaknya pelaku juga bersekolah di sekolah tersebut,” ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin.

Pelaku sempat menjemput anaknya setelah mengirim ancaman. Polisi menyebut motif sementara pelaku hanya iseng, namun penyelidikan masih berlanjut. Densus 88 memastikan kasus ini tidak terkait jaringan teroris. “Peristiwa tersebut belum memenuhi unsur sebagai tindak pidana terorisme,” kata juru bicara Densus 88 Kombes Mayndra Eka.

Kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. Ancaman bom ini menjadi peringatan penting bagi keamanan sekolah di hari pertama masuk.

Terkini