Harga Telur dan Ayam Hidup Pulih, Peternak Terbantu Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 14 Juli 2026 | 01:47:36 WIB
Ilustrasi Telur(sumber foto: NET)

JAKARTA - Badan Pangan Nasional menyebut harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai berangsur pulih. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa mengatakan kenaikan harga dipengaruhi dimulainya kembali program Makan Bergizi Gratis setelah libur sekolah serta berakhirnya bulan Suro.

“Dari data kami dan kami nanya juga teman-teman peternak, relatif sudah mulai merangkak. Jadi MBG itu ada pengaruhnya, kemudian sebenarnya bulan sura itu juga pengaruh besar,” ujarnya, Selasa (14/7/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Ketut menjelaskan bahwa selama bulan Suro permintaan ayam dan telur menurun karena berkurangnya kegiatan hajatan, sehingga harga sempat terkoreksi. Namun, setelah periode tersebut berakhir, ditambah masuknya kembali anak sekolah dan program MBG berjalan, permintaan meningkat.

Saat ini harga telur di tingkat peternak berada di kisaran Rp20.000–21.000 per kilogram, sementara harga ayam hidup Rp19.000–20.000 per kilogram. Ketut memperkirakan tren kenaikan harga masih akan berlanjut.

“Sekarang ayam sekitar Rp19–20 ribu. Hampir mirip-mirip. Tapi sekali lagi dengan mulainya MBG, kemudian melewati bulan Suro, ini krusial banget. Nah karena ini sudah dilewati, tentu harga akan mulai terkoreksi positif bagi peternak kita,” tutupnya.

Terkini