JAKARTA - Manchester United kini hampir pasti memperkokoh area sentral permainan mereka lewat perekrutan Andrey Santos dari Chelsea pada bursa transfer musim panas Premier League 2026.
Kesepakatan dengan nilai 50 juta poundsterling atau setara Rp 1,1 triliun ini rampung hanya dalam hitungan hari setelah Setan Merah menunjukkan keseriusan memburu gelandang asal Brasil tersebut.
Berdasarkan detail transfer, United bakal menggelontorkan dana awal 48 juta poundsterling, dengan tambahan bonus mencapai 2 juta poundsterling lewat klausul yang tergolong mudah diwujudkan.
Pesepak bola berumur 22 tahun ini sudah lama masuk dalam radar Manchester United guna menyegarkan komposisi lini tengah skuad.
Andrey Santos awalnya didatangkan Chelsea dari Vasco da Gama sebelum sempat disekolahkan ke Nottingham Forest serta Strasbourg, tim yang berada di bawah jaringan kepemilikan yang sama dengan Chelsea.
Pemain ini lahir di Rio de Janeiro, Brasil, pada tanggal 3 Mei 2004.
Di paruh awal musim 2023-2024, Santos tercatat cuma bermain dua kali sewaktu membela Nottingham Forest.
Kendati demikian, performanya melesat tajam ketika dipinjamkan ke Strasbourg selama kurun waktu satu setengah musim.
Bersama tim asal Prancis itu, Santos membukukan 12 gol dan lima assist dalam 45 laga, sebuah capaian yang membuatnya dipanggil pulang ke skuad utama Chelsea.
Pada musim kompetisi lalu, ia diturunkan dalam 43 laga di seluruh ajang bersama The Blues dengan torehan tiga gol serta empat assist.
Santos pun sudah mengantongi enam caps bersama tim nasional Brasil, walaupun namanya tidak masuk ke dalam skuad pilihan Carlo Ancelotti untuk ajang Piala Dunia 2026.
Gelandang kelahiran Rio de Janeiro tersebut jamak dikenal sebagai pemain multiposisi yang cakap bertugas sebagai jangkar maupun gelandang box-to-box.
Kedatangan Santos menjadi bagian nyata dari rencana regenerasi sektor tengah yang tengah diusung Manchester United.
Menurut analis Manchester United dari The Athletic, Mark Critchley, "Santos merupakan profil pemain yang sejak lama dipantau departemen rekrutmen Setan Merah."
United awalnya lebih dulu mendekati gelandang West Ham United, Mateus Fernandes, tetapi memilih mundur karena tidak bersedia meladeni tuntutan harga mati senilai 85 juta poundsterling.
Secara gaya main, Santos dinilai punya atribut sebagai gelandang progresif yang piawai mengalirkan bola dari area pertahanan ke depan, sekaligus tangguh dalam merebut bola kembali saat tim kehilangan penguasaan.
Mengingat umurnya baru 22 tahun, ia dinilai masih punya potensi serta ruang yang sangat besar untuk terus berkembang.
Walau begitu, Critchley berpandangan bahwa kedatangan Santos belum sepenuhnya menuntaskan segala persoalan Manchester United di lini tengah.
United saat ini masih kekurangan figur sarat pengalaman layaknya Casemiro, yang pada musim lalu menjadi pilar krusial dalam mengantarkan tim menyegel posisi ketiga di klasemen akhir Premier League.
Di samping itu, Santos dinilai bukan termasuk kategori bintang besar yang barangkali dinantikan sebagian fans Manchester United sebagai ikon utama dari proyek perombakan skuad.
Namun demikian, modal usia yang masih muda, pengalaman merumput di Premier League, serta grafik peningkatan performa yang signifikan dalam dua musim terakhir membuat Andrey Santos kini diproyeksikan menjadi pilar masa depan lini tengah Setan Merah untuk jangka panjang.