Said Iqbal Respons Mundurnya Sekjen Partai Buruh & Anggota ORI

Senin, 29 Juni 2026 | 14:27:01 WIB
Presiden Partai Buruh Said Iqbal.(FOTO:NET)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyatakan mundur dari jabatannya bersama kurang lebih 1,3 juta anggota serta pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) lantaran adanya diskrepansi visi terkait arah perjuangan partai.

Ferri menuturkan bahwa langkah tersebut ditetapkan usai melewati bermacam telaah serta penilaian yang mendalam.

"Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar," ujar Ferri dilansir Antara, Senin (29/6/2026).

Ferri memaparkan bahwa ORI merupakan lini politik dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani yang dibentuk pada 2013 sekaligus menjadi bagian dari 11 wadah pemrakarsa berdirinya Partai Buruh pada Kongres I Oktober 2021 silam.

Menurut penjelasan Ferri, sekitar 1,3 juta kader ORI yang tersebar di pelosok tanah air membulatkan tekad untuk keluar dari kepengurusan Partai Buruh semenjak Jumat (26/6).

"Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, ORI yang beranggotakan sekitar 1,3 juta orang memutuskan mulai Jumat mengundurkan diri," katanya.

Ferri menggarisbawahi bahwa proses pengunduran diri ini ditempuh lewat jalur yang baik dan tetap memelihara tali silaturahmi dengan pihak Partai Buruh.

Ferri memberikan perintah kepada segenap pengurus ORI yang mengemban posisi struktural di internal Partai Buruh, dari level pusat, wilayah provinsi, daerah kabupaten/kota sampai tingkat kecamatan, untuk lekas mengumpulkan surat pengunduran diri resmi secara birokrasi.

"Hari ini kami instruksikan seluruh jajaran ORI dan KSPSI Andi Gani yang menjadi pengurus Partai Buruh untuk segera membuat surat pengunduran diri sebagai syarat administrasi," ujarnya.

Ferri mengutarakan bahwa jajaran pengurus yang mengekor keputusan ini tersebar pada bermacam wilayah, seperti Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga tanah Papua.

Ferri menganalogikan relasi antara ORI dengan Partai Buruh layaknya biduk rumah tangga yang diterpa konflik menahun hingga bermacam ikhtiar penyelesaian secara damai tidak membuahkan konklusi.

"Masalah internal sebenarnya sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan, tetapi persoalannya terus bertambah hingga akhirnya, berdasarkan evaluasi dan masukan dari seluruh daerah, kami memutuskan cukup sampai di sini," katanya.

Mengenai implikasi dari mundurnya gerbong tersebut terhadap eksistensi Partai Buruh, Ferri meyakini bahwa ORI bersama dengan KSPSI merupakan elemen inisiator paling masif di internal partai itu.

"Kalau ditanya berapa persen pengaruhnya, ya otomatis separuhnya," ujar Ferri.

Ferri pula menambahkan bahwasanya Presiden Partai Buruh Said Iqbal telah mengetahui perihal rencana pengunduran dirinya semenjak Kamis (25/6) malam hari.

Menanggapi surat pengunduran diri yang diajukan oleh sekretaris jenderal partai, Said Iqbal berpandangan hal tersebut merupakan dinamika yang lumrah di dalam tubuh Partai Buruh hingga berujung pada pelepasan jabatan.

Akan tetapi, seraya menyematkan simbol senyuman, Said Iqbal enggan berkomentar banyak mengenai klaim jutaan kader yang turut serta keluar dari partai.

"Terhadap klaim sahabat saya tersebut, saya tidak ada komentar apalagi tentang anggota 1,3 juta tersebut. Terhadap hal lainnya, adalah hal yang biasa di partai buruh kalau ada yang mengundurkan diri karena ini bukan kejadian yang pertama kalinya, biasa saja," ujarnya kepada wartawan.

Said Iqbal memastikan jajaran internal Partai Buruh tetap kompak walau diterpa isu pengunduran diri dari sekumpulan kader serta jajaran petinggi partai.

Said Iqbal menunjukkan bukti kekompakan tersebut lewat adanya rencana agenda pengukuhan bagi jajaran pengurus partai yang baru.

"Senin 29 juni akan ada pelantikan pengurus pleno Partai Buruh pusat dan pengurus Partai Buruh di 38 provinsi dan 493 kabupaten/kota, Partai Buruh tetap solid, tidak terpengaruh dengan pengunduran diri tersebut," imbuhnya.

Terkini