Kementerian Ekraf Luluskan 2.053 Talenta Digital Lewat Program BDT

Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43:36 WIB
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam.(FOTO:NET)

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mengumumkan bahwa Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026 telah sukses meluluskan sebanyak 2.053 talenta digital baru.

"Dari target awal 2.200 peserta, berhasil menarik perhatian sekitar 5.900 peserta dari 37 provinsi di Indonesia. Dan dari target 800 peserta yang direncanakan untuk lulus, program ini berhasil meluluskan 2.053 peserta," ujar Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam.

Pernyataan tersebut ia sampaikan sewaktu menutup secara resmi jalannya Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026 di Jakarta pada Sabtu (27/6).

Dirinya mengimbuhkan, pencapaian melampaui target ini menjadi bukti nyata bahwa gairah para peserta demi meng-upgrade kapabilitas digital kian melonjak serta makin tersebar merata di pelbagai wilayah.

Neil menuturkan bahwa tatanan global kini tengah memijak babak baru transformasi digital, di mana teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bukan lagi sekadar bumbu tren melainkan sudah menjelma jadi infrastruktur vital pendongkrak produktivitas yang merombak cara manusia bekerja, memproduksi karya, berniaga, hingga memicu nilai ekonomi.

"Kami yakin kami akan menghadapi berbagai tantangan disrupsi di ke depannya dan kami tentunya harus siap. Itulah kenapa kami juga di ekonomi kreatif ini mendorong teman-teman kreator untuk mulai masuk ke dalam dunia AI untuk mempelajari dan juga nantinya bisa menerapkan," kata Neil.

Berdasarkan estimasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital, Indonesia bakal memerlukan hingga 12 juta talenta digital menjelang tahun 2030, namun kapasitas yang sanggup disediakan baru berkisar di angka 9 juta talenta digital saja.

"Kebutuhan ini tidak hanya datang dari sektor teknologi tapi juga dari seluruh subsektor ekonomi kreatif juga. Karena itu pembangunan talenta digital bukan lagi pilihan, pembangunan talenta digital adalah kebutuhan strategis bangsa ini. Di sinilah urgensi program seperti Badan Ekraf Digital Talent atau BDT," kata Neil.

Ia menaruh harapan besar agar seluruh alumnus BDT mampu bertindak selaku motor penggerak transformasi digital di ekosistem mereka masing-masing serta menjadi figur yang memimpin sebuah perubahan.

Para peserta pun diandalkan dapat menjelma sebagai kreator yang membuka lowongan pekerjaan baru sekaligus talenta yang cakap mendayagunakan AI guna melejitkan produktivitas, melebarkan jangkauan pasar, dan melahirkan nilai ekonomi yang segar.

Sekadar informasi, Kementerian Ekonomi Kreatif menggulirkan Program Badan Ekraf Digital Talent (BDT) 2026 demi menyaring bibit-bibit digital potensial sekaligus mempertajam kemahiran mereka dalam mengoperasikan teknologi kecerdasan buatan.

Muhammad Neil El Himam memaparkan bahwa agenda ini diselenggarakan untuk menyokong sektor industri dalam mencukupi pasokan tenaga kerja yang melek teknologi digital.

Program BDT ini sendiri berwujud sebuah pelatihan kompetensi digital yang mendalam serta bertingkat, dengan memadukan penguatan keahlian teknis (hard skill) beserta aspek interpersonal (soft skill) yang mengacu pada kurikulum industri global.

Dengan membawa jargon Productivity with AI, rangkaian edukasi di dalam program BDT 2026 ini meliputi kelas penerapan AI praktis untuk efisiensi kerja, kelas pemanfaatan AI generatif, hingga workshop penggunaan AI.

Seluruh tiga fase pembelajaran tersebut dilangsungkan secara bauran lewat metode daring maupun luring.

Terkini

Panduan Lengkap Manajemen Waktu yang Efisien

Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:57:01 WIB

Strategi Ampuh Melawan Malas dan Prokrastinasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:48:01 WIB

Panduan Lengkap Menemukan Passion Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:37:01 WIB